JAKSA AGUNG INGATKAN PARA JAKSA TENTANG 9 PERINTAH HARIAN

oleh -663 views
Jaksa Agung HM Prasetyo.

Jaksa Agung HM Prasetyo.
Jaksa Agung HM Prasetyo.
JAKARTA (BOS)– Pimpin acara perayaan Hari Bakti Adhyaksa (HBA) yang ke 56, Jaksa Agung, Muhammad Prasetyo mengingatkan kepada anggota Korps Adyaksa untuk memaknai 9 Perintah Harian sebagai petunjuk arah dan menjadi acuan untuk dipedomani dalam pelaksanaan Tugas sehari-hari.

Upacara peringatan HBA yang jatuh pada Jumat 22 Juli 2016 kemarin, mengambil tema: “Tingkatkan Integritas, Profesionalisme dan Disiplin Diri Menuju Kejaksaan Yang Mumpuni, Mandiri Dan Terpuji dihadiri menteri Menpan RB Yudi Crisnandi, Kepala PPATK, Komisi Kejaksaan dan Kapolri, Tito Karnavian serta segenap petinggi Adhyaksa. Termasuk ratusan para calon Jaksa yang sedang mengikuti proses seleksi PPJ di Badiklat, Ragunan, Jakarta Selatan.

“Saya ingatkan kepada seluruh korps Adhyaksa agar dalam menunaikan tugasnya selaku Penegak Hukum agar mampu memaknai 9 perintah harian,”kata Jaksa Agung, HM Praseto saat memberikan pidato pada acara Peringatan Hari Bhakti Adyaksa (HBA), Jumat (22/07) di lapangan Kejaksaan Agung, Jl Sultan Hasanudin, Jakarta Selatan.

Adapun ke-9 perintah harian tersebut adalah, jadikanlah insan Adyaksa aparat penegak hukum yang berintigritas dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan menjaga harkat Martabat sebagai insan Adhyaksa yang Patut Diteladani.

Kemudian, yang kedua, tanamkan Kejujuran, ketulusan, Keihlasan dan Kesungguhan dalam melaksanakan setiap tugas dan kewenangan sebagai bentuk jati diri Adhyaksa yang layak dipercaya dan dihargai.

Selanjutnya, perintah harian ketiga, tingkatkan kemampuan dan kompetensi agar mampu menjawab setiap tantangan dan perkembangan secara cerdas, benar dan mumpuni.

Yang keempat, Jaga semangat keteguhan hati, menjaga konsistensi demi terwujudnya penegakan hukum yang menjungjung tinggi keadilan dan kebenaran hakiki.

Selanjutnya, perintah yang kelima, Mantapkan kemandirian, kemerdekaan dan independensi dilandasi kebersihan jiwa dan hati murni.

Hal yang keenam, Memegang teguh komitmen dan idealisme pengabdian diri sebagai modal dasar dalam mengemban tugas dan tanggungjawab sehari-hari.

Perintah ketujuh, Kedepankan keluhuran etika, sikap dan perilaku dalam mengaktualisasikan diri sebagai aparat penegak hukum yang terpuji.

Dan perintah yang kedelapan, Tumbuhkembangkan kepekaan dan kepedulian atas harapan dan ekspetasi masyarakat dengan menghadirkan penegak hukum yang baik dan benar, adil sebagai solusi

Perintah yang terakhir, Jaga keharuman profesi, tingkatkan kerja keras dan semangat pengabdian demi ketentraman mengawal dan mendukung keberhasilan program dan pembangunan bagi kejayaan negeri.

Selain itu, Jaksa Agung juga menegaskan dalam momunetum hari HBA ke 56 ini, kejaksaan harus tetap menjaga posisinya sebagai pendukung dan pengawal keberhasilan program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah.

“Harus disadari bahwa peranan penegakan hukum yang dilakukan adalah berkontribusi menwujudkan tujuan nasional, masyarakat adil dan makmur. Untuk itu tiada jalan bagi kita, selain menyatukan sikap, pikiran dan tindakan dari seluruh unsur kejaksaan dari pusat sampai ke daerah, semata-mata untuk melaksanakan penegakan hukum yang berkeadilan, penuh kepastian hukum dan bermanfaat,”pungkasnya (BAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *