PENGIRIM DAN PENGAGAS KARANGAN BUNGA KE AHOK DIGANJAR PIAGAM LEPRID

oleh -735 views

IMG-20170502-WA0041JAKARTA (BOS)–Pasca pembakaran puluhan Karangan bunga yang dilakukan buruh saat berunjukrasa di Balai Kota DKI Jakarta pada aksi May Day Senin (01/05) kemarin. Warga Jakarta masih terus mengirimkan ucapan terima kasih melalui karangan bunga kepada pasangan gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Syaiful Hidayat alyang akrab dipanggil Djarot.

Hingga saat ini, total karangan bunga yang dipajang di Balai Kota dan disepanjang Monumen Nasional (Monas) berjumlah 5.016 karangan bunga yang isinya berbagai ucapan simpati dari warga masyarakat.

Meski jumlah karangan bunga yang diterima Ahok-Djarot berjumlah ribuan namun hingga kini, belum afa satupun yang memasukan karangan Bunga terbanyak yang diterima oleh seorang pejabat negara.

Menyingkapi hal tersebut, Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) langsung berinisiatif memberikan piagam penghargaan buat Warga Masyarakat yang telah mengirimkan karangan bunga yang berisi ucapan simpati kepada Ahok-Djarot. Bukan hanya pengirim saja, penggagas pemberian karangan bunga ke Paslon no 2 ini juga mendapatkan penghargaan dari LEPRID.

“Hari ini, Selasa 2 Mei 2017 bertepatan dengan hari peringatan pendidikan Indonesia, kami masyarakat warga DKI terpanggil untuk mengapresiasi atas perhatian masyarakat DKI terhadap Gubernur dan wakil Gubernur, Ahok- Djarot yang dengan tulus mengirimkan karangan papan bunga, sebagai ucapan dan ungkapan terimakasih atas kepemimpinannya selama ini yang telah banyak membawa perbaikan serta perubahan di DKI Jakarta,”kata James Hamonangan Siagian selaku pengusul kepada LEPRID agar memberikan penghargaan kepada warga masyarakat Jakarta yang mengirimkan karangan bunga ke Balai Kota, Rabu (02/05).

Pria lulusan Universitas Kristen Indonesia (UKI) menegaskan, dirinya mencari lembaga yang mau mencatat pemberian ribuan karangan bunga tersebut, kepada Ahok-Djarot agar masuk dalam salah satu hal yang paling fenomenal. Namun, hingga 5.016 karangan bunga yang terjejer di Balai Kota dan Monas, belum juga ada salah satu lembaga yang memasukannya sebagai catatan fenomenal.

“Makanya, kami mengusulkan agar warga masyarakat yang Sehubungan hal tersebut kami perduli Ahok- Djarot  berupaya mencari lembaga yang dapat mencatat dan atau mengapresiasi atas partisipasi dan peran masyarakat pengirim papan bunga  tersebut. Dimana sampai hari ini telah mencapai 5000 papan bunga terhitung sudah jam 12.00 wib,”tegasnya.

IMG-20170426-WA0038Bak gayung bersambut, sambungnya, keinginan tersebut mendapat respon posotif dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID)

Sementara itu, Direktur LEPRID Paulus Pangka SH menjelaskan bahwa LEPRID tergerak juga untuk menganugerahkan penghargaan atas peristiwa bersejarah dan pertama kali di Indonesia yaitu Rekor Pemberian Apresiasi Ucapan Selamat, Simpati jika ada pihak yang mengusulkan.

“Kami akhirnya bersepakat untuk menjadi pengusul,”beber Paulus.

Selanjutnya berdasarkan pembicaraan dan diskusi, akhirnya disepakati empat orang penggagas awal pemberian papan bunga ini yaitu, antara lain Jappy M Pellokila (Founder dan perintis group Indonesia Hari Ini), Todora Radisic (Ketua Relawan Cinta Ahok), Roostien Ilyas (Anggota group Indonesia Hari Ini), dan Susi Karina (Gerakan Damai Nusantara).

Warga Jakarta, rela berselfy ria di depan karangan bunfa yang terpajang dihalaman Balai Kota DKI Jakarta.
Warga Jakarta, rela berselfy ria di depan karangan bunga yang terpajang dihalaman Balai Kota DKI Jakarta.

“Pada awalnya, rencana untuk ramai-ramai mengirimkan bunga tersebut hanya disebarkan secara terbatas di grup whatsapp IHI (Indonesia Hari Ini). Tetapi keempat penggerak gerakan ini akhirnya menyebarkan rencana tersebut di grup sosial media masing-masing,”Tukas Paulus.

Paulus menegaskan, Pemberian rekord LEPRID ini semata mata ditujukan kepada mereka para penggagas dan masyarakat pengirim papan bunga tersebut sebagai  bentuk apresiasi atas apa yang mereka pikir dan kerjakan.

“Kiranya sesuatu yang baik harus kita hargai dan apresiasi, sehingga akhirnya membangun keyakinan diri bahwa apa yang terbaik akan dapat penghargaan kembali dari masyarakat,”pungkasnya.

Pasca pemilihan Gubernur DKI Jakarta yang berlangsung pada 19 April 2017 kemarin, Pasangan petahana Ahok-Djarot dinyatakan kalah melawan pasangan Anies Bawesdan- Sandiaga Uno.IMG-20170502-WA0040Namun, sehari berselang kekalahan pasangan Ahok-Djarot, Warga Jakarta, baik yang masuk relawan kotak-kotak ataupun simpastisan mengirimkan karangan bunga yang berisikan ucapan dukungan moril. Tercatat, 5.016 karangan bunga (BAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *