TERKENA OTT KPK, RUANGAN KAJARI PAMEKASAN DISEGEL

oleh -384 views

JAKARTA (BOS)–Pasca terkena Operasi Tangkap Tangan ( OTT) tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) langsung menyegel ruangan kerja Kepala Kejaksaan Negeri Pamekadan, Madura, Jawa Timur.

Dari hasil OTT, Tim penyidik KPK berhasil mengamankan tiga pejabat Kejaksaan Negeri Pamekasan yakni, Kajari, Kasiepudsus dan Kasieintel serta 1 orang staffnya.

Selain dari unsur Kejaksaan, penyidik KPK juga mengamankan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diduga memberi dan menerima uang suap terkait penanganan Tindak Pidana Korupsi.

Dari informasi yang diperoleh redaksi, Tim penyidik KPK melancarkan aksi OTT di kantor Kejari Pamekasan, Madura, Jatim, sekitar pukul 6.30 WIB.

Saat itu terlihat 5 orang penyidik dari KPK mendatangi Rumah Dinas Kajari dan langsung mengamankan Kajari dan seseorang berinisial T (Dr Inspektorat Pamekasan), selanjutnya Kajari beserta T langsung dibawa ke Polres Pamekasan untuk dimintai keterangannya.

Taklama kemudian, 3 orang penyidik dari KPK lainnya mendatangi kantor Kejari Pamekasan untuk melakukan penyegelan ruang Kajari.

Tidak hanya itu saja, penyidik membawa Kasie Intel dan Kasie Pidsus ke Polres Pamekasan untuk dimintai keterangannya terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus tersebut.

Diruangan lainnya, 2 orang penyidik KPK juga melakukan pemeriksaan diruangan Kasie Intel serta meriksa staf Intel berinisial I.

Keduanya juga langsung digelandang ke Polres Pamekasan. Status ketiga Oknum Jaksa tersebut, Hingga saat ini masih terperiksa.

Terkait OTT KPK dikantor Kejari Pamekasan, Madura, Juru bicara KPK, Febri Diansyah membenarkan adanya pengamanan di wilayah Jawa Timur.

“Tim mengamankan sejumlah orang, sebagian masih dalam proses pemeriksaan. Kami belum bisa sampaikan informasi rinci karena tim masih di lapangan,” ujar Febri.

Saat ini para terperiksa yang diduga menerima suap terkait penanganan Alokasi Dana Desa anggaran tahun 2015-2016, masih menjalani pemeriksaan di kantor Kepolisian. (ANTONI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *