JAKSA AGUNG: PROGRAM DD MAMPU MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA

oleh -354 views

JAKARTA (BOS)–Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan program Dana Desa (DD) yang digaung-gaungkan Presiden Joko Widodo sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa serta pemerataan pembangunan.

“Tadi kami bahas tentang hal hal apa yang selama ini terjadi yang tentunya semuanya harus tau bahwa program dana desa ini sangat sangat penting terutama untuk mensejahterahkan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan memeratakan pembangunan,”kata Jaksa Agung, HM Prasetyo saat menerima Bibit Samad Rianto kepala Satgas Dana Desa dan Anwar Sanusi sekjen Kemedes Desa tertinggal di Kejagung, Rabu (23/08).

Menurut Prasetyo program Dana Desa tentunya berdampak sangat signifikan bagi kesejahteraan masyarakat desa. Oleh karena itu, lanjutnya, pihaknya akan mengumpulkan 74 Ribu Kepala Desa/Lurah pada Kamis (24/08) besok.

“Oleh karena itu dengan keberhasilan program dana desa ini tentunya secara kumulatif nantinya akan membuat kesejahteraan masyarakat dan bangsa kita akan lebih cepat terwujud nah ini semua tadi kita bicarakan dan betul memang besok jajaran kejaksaan akan menyelenggarakan semacem penyuluhan, penjelasan, pengarahan, dan penerangan secara serentak di seluruh Indonesia kepada para kepala desa jadi kerjasama antara kepala negeri di daerah masing masing dengan bupati, walikota dilaksanakan di kantor kantor negeri,”tegasnya.

Jaksa Agung menegaskan, dalam pertemuan besok yang akan dihadiri 74 Ribu kepala desa/Lurah, pihaknya memberikan pemahaman kepada mereka tentang hal hal apa yang perlu dilakukan, tidak dilakukan dan hal hal apa yang perlu dihindari dan dicegah.

“Intinya bagaimana supaya dana desa yang dikucurkan didesa desa itu betul-betul dikelola di manfaatkan dan dipergunakan sesuai dengan kebutuhan kebutuhan real masyarakat desa. Antara lain menyangkut masalah infrastuktur kemudian akses kepada kebutuhan dasar masyarakat, yaitu masalah kelistrikan, air bersih, juga pendidikan anak usia dini. Ini nanti perlu pemdampingan pendampingan atau perlu juga dilakukan semacam pemantauan supaya semuanya berjalan dengan baik dan berhasil dengan baik sehingga hasilnya benar benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,”pungkasnya.

Saat membacakan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018 dan nota keuangan, Presiden Joko Widodo menyampaikan keberhasilan pemerintah membangun desa melalui program alokasi dana desa yang jumlahnya mencapai Rp 60 triliun pada tahun 2017 ini.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi mengungkapkan sejak dimulai tahun 2015 hingga menjelang akhir tahun 2017, program dana desa telah berhasil membangun desa. Terbukti dengan terbangunnya lebih dari 89.800 kilometer jalan desa dan 746.400  meter jembatan.

“Akses air bersih untuk 22.100 rumah tangga, 19.500 unit sumur, 108.000 unit drainase dan irigasi, serta 941 unit embung,” kata Jokowi dalam Rapat Paripurna DPR RI, Rabu (16/8).

Kemudian, lanjutnya, program dana desa juga telah berhasil meningkatkan perekonomian desa dengan bertambahnya 1.700 unit perahu, dan 3.000 unit pasar desa. Sedangkan di bidang pendidikan, dana desa berhasil mewujudkan terbangunnya 14.900 unit PAUD.

Selanjutnya, di bidang kesehatan, dana yang dialokasikan untuk sekitar 75.000 desa tersebut berhasil membangun 4.100 unit Polindes, dan 9.9000 unit Posyandu (ANTONI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *