MENDAGRI HIMBAU SEMUA PIHAK HARUS MENJUNGJUNG KAMPANYE BERMARTABAT

oleh -337 views

JAKARTA (BOS)–Suasana politik ditanah air akhir-akhir ini mulai terasa agak memanas. Berbagai isu mengarah Blac campaign hingga menjurus hoax terus beredar di ‘dunia medsos’. Bahkan diantara kedua pendukung pasangan calon Presiden dan wakilnya saling lapor-melapor dengan alasan merasa disudutkan.

Menyingkapi hal tersebut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo saat menghadiri Deklarasi Perwakilan Tim Kampanye Nasional (TKN) 01 dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02 serta Parpol peserta Pemilu 2019 mengingatkan semua pihak untuk melakukan kampanye bermartabat mengingatkan semua pihak agar menjungjung tinggi sistem pemilu di Indonesia yang mengedepankan demokratis, jujur dan adil

“Saya yakin ini komitmen bersama untuk membangun sistem Pemilu yang demokratis, adil dan jujur yang taat pada aturan-aturan yang ada. Kita mendukung Bawaslu yang punya tugas paling utama menjaga keadilan dalam rangka Pemilu Serentak khususnya ASN, TNI, Polri sudah bertekad untuk netral,” kata menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo usai menghadiri Deklarasi Komitmen Bersama Menjelang Kampanye Rapat Umum dan Iklan Kampanye Pemilu di Halaman Parkir Bawaslu RI, Jakarta, Sabtu (23/03).

Tjahjo Kumolo juga menegaskan agar semua pihak, sepakat untuk menyelenggarakan kampanye dengan lebih beretika dan berintegritas juga dilakukan semua pihak. Tjahjo menyebut, semu pihak telah bersepakat untuk bersama melawan racun demokrasi yang menodai proses konsolidasi demokrasi.

“Kami berkomitmen untuk melarang yang namanya racun demokrasi, termasuk virus-virus demokrasi, yaitu politik uang, kampanye yang berujar kebencian, kampanye yang bersifat SARA, apalagi fitnah. Itu racun dan virus demokrasi yang saya kira kita semua sepakat untuk lawan dan dihindari,” terang Tjahjo.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua Bawaslu RI, Abhan menyatakan, Pemilu 2019 akan terlaksana dengan sukses dan bermartabat jika didukung oleh seluruh pemangku kepentingan dan masayarakat. Menurutnya, masyarakat juga memiliki peranan penting untuk mendorong Pemilu yang beretika.

“Pemahaman masyarakat dalam berpolitik merupakan harapan kita bersama dan merupakan investasi dalam kehidupan saat ini. Perhelatan Pemilu 2019 yang bermartabat dan damai akan bisa terwujud manakala seluruh peserta Pemilu kita seleksi dengan cara mekanisme yang bermartabat termasuk dukungan stakeholder. Masyarakat merupakan subjek utama yang memainkan peranan penting untuk menjaga keseimbangan agar demokrasi berjalan dengan baik, suara rakyat adalah suara Tuhan, masyarakat harus benar-benar mendorong agar kampanye dinamis, beretika, beradab, sesuai dengan peraturan yang berlaku dan jauh dari politik yang berbasis pada isu sara,” pungkas Abhan (REN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *