Giliran RAS Komisaris PT Antam Tbk Diperiksa Terkait Korupsi Emas

oleh -63 views

“Saksi yang diperiksa berinisial RAS selaku komisaris PT Antam Tbk periode April 2014 sampai Maret 2019,”kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Harli Siregar

BeritaObserver.Com, Jakarta-Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) korek keterangan komisaris PT Antam berinisial RAS sebagai saksi kasus korupsi terkait tata kelola komoditas emas PT Antam periode tahun 2010-2021.

“Saksi yang diperiksa berinisial RAS selaku komisaris PT Antam Tbk periode April 2014 sampai Maret 2019,”kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Harli Siregar di Jakarta, Kamis (4/7).

Terkait pemeriksaa Komisaris PT Antam Tbk sebagai saksi, Harli Siregar menjelaskan RAS diperiksa untuk berkas perkara Tersangka TK, HN, DM, AHA, MA, dan ID.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,”pungkas Harli Siregar

Seperti diketahui dalam kasus ini, Kejagung melalui Direktur Penyidikan Pidana Khusus Kejagung, Kuntadi membeberkan para tersangka itu berinisial TK selaku GM pada periode 2010-2011; HN selaku GM periode 2011-2013, DM selaku GM periode 2013-2017. Lalu, AH selaku GM periode 2017-2019; MAA selaku GM periode 2019-202; dan ID selaku GM periode 2021-2022. Keempat tersangka pun langsung ditahan.

Tersangka HN, MA, dan ID ditahan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung

Sementara tersangka TK mendekam di Rumah Tahanan Negara Pondok Bambu, Jakarta Timur. Sedangkan terhadap tersangka HM dan tersangka AHA tidak dilakukan penahanan, karena sedang menjalani penahanan dalam perkara lain.

Para tersangka diduga menyalahgunakan kewenangannya. Mereka melakukan aktivitas manufaktur ilegal.

Termasuk melakukan kegiatan peleburan, pemurnian, dan pencetakan logam mulia yang tidak sesuai dengan ketentuan dan aturan PT Antam.

Menurut Kuntadi, para tersangka dalam periode tersebut setidaknya telah mencetak logam mulia dengan berbagai ukuran dengan total berat seberat 109 ton.

Logam mulia itu diedarkan ke pasar bersamaan dengan produk logam mulia PT Antam yang resmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *