TP4D KEJARI JAKTIM ‘KAWAL’ PROYEK SENILAI 59 MILIAR

oleh -351 views
Kepala Seksi Inteljen Kejari Timur, Arief
Kepala Seksi Inteljen Kejari Timur, Arief

JAKARTA (BOS)–Kejaksaan Negeri Jakarta Timur melalui Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) mengawasi dan mengawal sejumlah proyek pembangunan prasarana olahraga di 39 lokasi di Kecamatan Jakarta Timur.

Proyek pembangunan Prasarana olahraga yang dinaungi Suku Dinas Olahraga Jakarta Timur, di 39 lokasi bernilai sekitar Rp 6 Miliar.

“Lapangan olahraga ini merupakan aspirasi (permintaan-red) masyarakat yang membutuhkan prasarana olahraga. Ada 39 lokasi yang sudah selesai diperbaiki Sudin Olahraga Jakarta Timur,”kata ketua TP4D Kejari Jaktim, Arief di kantornya, Jl Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (11/01/2017).

Selain proyek Sudin Pora, Kasientel Jakarta Timur juga menegaskan, Tim TP4D Kejari Jaktim juga mengawal proyek pembangunan Suku Dinas Bina Marga sekitar Rp46 Miliar.

Adapun proyek tersebut, antara lain, peningkatan jalan di 10 kecamatan, pembangunan jembatan dan pembangunan trotoar di 9 kecamatan.

Selain itu, TP4D juga mengawal pembangunan kantor kelurahan Pondok Kopi dan rehabilitasi gedung kelurahan Lubang buaya dan Kelurahan Cilangkap sekitar Rp 7 Miliar.

Total anggaran proyek pembangunan yang dikawal TP4D Kejari Jakarta Timur senilai Rp 59 Miliar.

Menurut Arief, tujuan TP4D Kejari Jaktim mengawal sejumlah proyek pembangunan di wilayah Jakarta Timur ditujukan terjadinya penyerapan anggaran pada pemerintahan kota Jaktim agar dapat mengoptimalkan anggaran yang tersedia. Selain itu, para pejabat yang mendapatkan wewenang untuk mengunakan dana yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat banyak, tidak kuatir akan dipidanakan, selama menunaikan tugas dan petunjuk TP4D Kejari Jaktim, secara tepat.

“Hal ini dapat mendorong percepatan pembangunan dan tumbuhnya perekonomian, khususnya di wilayah Jakarta Timur,”tukas Arief.

Terkait apabila instansi yang selama ini didampingi TP4D Kejari Jakarta Timur, tidak mengindahkan petunjuknya, Arief menegaskan pihaknya tidak segan-segan akan mengambil langkah hukum.

“Kalau terbukti dikemudian hari, proyek tersebut, tidak sesuai dengan arahan TP4D, kami tidak segan-segan mengambil langkah tegas,”pungkasnya (BAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *