GUBERNUR JATENG SAMBANGI GEDUNG KPK

oleh -376 views

JAKARTA (BOS) Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyambangi gedung Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (04/07/2017). Kedatangan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut ke gedung lembaga Antirasuah sebagai saksi untuk tersangka Andi Narogong terkait dugaan keterlibatannya menerima aliran dana proyek E-KTP saat masih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat di komisi II ditahun 2009-2014.

Ganjar Pranowo tiba di gedung KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan sekitar pukul 09.44 WIB.

Tak banyak keterangan yang dilontarkan Ganjar Pranowo kepada awak media yang menunggunya sejak pagi hari. Ganjar mengaku dirinya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Andi Narogong.

“Masih dimintai sebagai saksi untuk tersangka Andi Narogong,”kata Ganjar sebelum memasuki gedung KPK.

Selain itu, Ganjar Pranowo juga mengaku dirinya tidak mengenal Andi Narogong.

“Saya engga (kenal). Sudah tak jelasin kok. Tapi ya pernah menjadi pimpinan komisi II jadi ngasih penjelasan,”pungkasnya.

Seperti diketahui dalam persidangan perdana kasus dugaan korupsi E-KTP sejumlah anggota DPR RI Komisi II disebut-sebut menerima aliran dana proyek senilai 5,9 Trilun.

Salah satunya, Ganjar Pranowo disebutkan menerima aliran dana sebesar 520 Ribu dolar U$.

Terkait hal tersebut, Ganjar Pranowo membantahnya. Bahkan Ganjar Pranowo mendesak Jaksa agar membuktikan tudingan tersebut.

Sehari sebelumnya, Menteri Hukum dan Hak Asazi Manusia, Yassona Hamongan Laoly juga diperiksa sekitar 5 jam. Yassona diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Andi Narogong. Kapasitas pemeriksaan Yassona sama dengan Kapasitas Ganjar Pranowo yakni sebagai anggota DPR RI Komisi II yang membahas proyek E-KTP.

Yassona juga disebut-sebut menerima aliran dana sebesar 84 Ribu dolar U$ dari proyek E-KTP yang berujung tindak pidana korupsi. Yassona pun membantah tudingan tersebut (BAR).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *