KPK MALAYSIA KAGUM MELIHAT KINERJA KEJAKSAAN BERANTAS KORUPSI

oleh -317 views

JAKARTA (BOS)–Komisi Pemberantasan Anti Korupsi (KPK) Malaysia atau Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC), mengaku kagum melihat kinerja Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia.

“Kita melihat amat kagum keberhasilan tindakan pihak kejaksaan dalam (pemberantasan) korupsi,”katanya Komisaris Utama MCC Datuk Dzulkifli Ahmad, saat kunjungan Kerja ke Kejaksan Agung, Kamis (27/07).

Datuk yang didampingi 4 anggota MACC lainnya menegaskan dalam pemberantasan Korupsi di negaranya terdapat sedikit perbedaan dalam penanganan perkara korupsi di Malaysia dengan Indonesia.

“Tapi kita melihat amat unik tentang tindakan penanganan korupsi di Indonesia, amat mengagumkan. (kita) banyak belajar dan pengalaman dari Kejaksaan Indonesia”tegasnya.

Datuk menegaskan kedatangannya ke Kejagung untuk mengeratkan kerjasama diantara MACC dengan kejaksaan termasuk berbagi pengalaman bidang pendidikan, kolaborasi operasi.

“Kita akan berikan kerjasama sepenuhnya meski belum ada perjanjian secara formal. Tapi kita buka ruang bantuan karena ini sama-sama melihat korupsi suatu kejahatan manusia yang perlu dibendung. Korupsi lebih kompleks jadi perlu kerjasama yang erat,”pungkasnya.

Dilain pihak, Jaksa Agung HM Prasetyo menyatakan kunjungan dari Komisaris Utama MACC itu merupakan suatu penghormatan bagi kejaksaan.

“Kita saling berbagi informasi baik Indonesia maupun Malaysia. Kesempatan berharga menimba hal-hal apa saja kerjasama. Memang kersama belum formal tapi Datuk Dzulkifli sudah membuka akan membantu penanganan korupsi,”kata Jaksa Agung ysng didampingi, plt Waja, Bambang Waluyo, JAM Pidsus, DR Arminsyah.

Jaksa Agung menambahkan, dengan adanya kerjasama diantara dikedua negara tidak, bukan mustahil dikerjasamakan, pencegah bantuan bentuk informasi juga bisa ditingkatkan menjadi formal, katanya.

Jaksa Agung juga mengajak rombongan MACC untuk melihat fasilitas atau kelengkapan Gedung Bundar yang menjadi ikon pemberantasan korupsi sebelum terbentuknya KPK.

Selain itu, sambungnya, MACC juga akan diajak melihat fasilitas pendidikan di Ceger, Jakarta Timur dan Ragunan, Jakarta Selatan. “Saya harapkan (kerjasama) lebih terbuka bisa ditingkatkan,” katanya.

Dibawah kepemimpinan JAM Pidsus DR Arminsyah, ICW mencatat Kejagung merupakan peringkat pertama dalam pemberantasan Korupsi diantara penegak hukum lainnya. Baik Polri maupun KPK.

Dalam pertemuan kunjungan kerjasama itu, Jaksa Agung HM Prasetyo didampingi Plt Wakil Jaksa Agung (Waja) yang juga Jaksa Agung Muda Pembinaan (JAM Bin) Bambang Waluyo,  Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus), Arminsyah, dan Kepala Biro Hukum dan HLN Kejagung Chairul Amir.

Sementara itu, Komisaris Utama Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC), Datuk Dzulkifli Ahmad didampingi oleh Tuan Fikri bin Ab Rahim, Direktur Divisi Anti Pencucian Uang dan Penyitaan Properti MACC , Tuan Nazran bin Mohd Sham, Petugas Khusus kepada Komisaris Utama, dan Dato Ahmad Khusairi bin Yahaya, Direktur Divisi Intelijen, MACC serta Dato Norazlan bin Mohd Razali , Direktur Akademi Anti-Korupsi Malaysia MACC (BAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *