Pasukan Marinir Evakuasi 400 Mahasiswa Terjebak Kerusuhan Di DPR

0
269

JAKARTA (BOS)–Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) Jakarta berhasil mengevakuasi 400 mahasiswa yang terjebak di tengah-tengah massa perusuh yang melempari petugas pengamanan pada aksi unjukrasa di gedung DPR RI, Senin (30/09).

Ratusan mahasiswa yang berasal dari Universitas Negeri Jakarta, Universitas Muhammadiyah, Universitas Nasional, Universitas Pamulang dan Universitas Padjajaran sempat berkumpul di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Lembaga Kedokteran Gigi (Ladokgi) TNI Angkatan Laut R.E. Martadinata,

“Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. memerintahkan kepada Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) Jakarta, Letkol Mar Ahmad Hadi Al-Hasni untuk melakukan evakuasi terhadap mahasiswa yang terjebak dalam aksi demonstrasi di DPR RI pada Seni (30/09) pukul 22.00 WIB,”kata Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman dalam realesnya yang diterima, Selasa (01/10).

Menurut, Kolonel Sus Taibur, dalam keputusasaan, ratusan mahasiswa seperti mendapat angin segar ketika mengetahui bahwa atas perintah Panglima TNI tersebut, satuan Marinir segera menyiapkan 8 truk untuk mengevakuasi para mahasiswa agar segera dapat keluar dari area kerusuhan dan diangkut ke kampus masing-masing.

Selanjutnya, sambung Sus, Danyonmarhanlan, Ahmad Hadi Al-Hasni dan Kapolresta Jakarta Pusat, Kombes Pol Hary Kurniawan melakukan negosiasi dengan perwakilan mahasiswa yang terjebak kerusuhan massa, pada pukul 23:00 WIB para mahasiswa tersebut akhirnya bersedia diangkut dan diantar ke kampus masing-masing.

Selain itu, Kolonel Sus menegaskan, evakuasi terhadap para mahasiswa tersebut merupakan salah satu bukti soliditas TNI-Polri di tingkat bawah. Dalam perjalanan pulang, para mahasiswa melihat dengan mata kepala masing-masing, kerusakan yang disebabkan aksi anarkis para perusuh yang menunggangi aksi damai unjuk rasa mahasiswa,”ujar Kolonel Sus.

“Terjebaknya ratusan mahasiswa juga mengindikasikan bahwa niat baik mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya ternyata masih ada segelintir orang yang memanfaatkan untuk mencari keuntungan kelompoknya,” pungkasnya (REN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here