JAKARTA (BOS)–Jaksa Agung RI, Sanitiar Burhanuddin didampingi para Jaksa Agung Muda (JAM) sambut kedatangan mobil jenazah mantan Jaksa Agung, Basrief Arief di komplek Kejaksaan Agung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (23/03).
Dari pantauan dilokasi, rombongan jenazah almarhum Basrief berada di mobil ambulance milik pemrov DKI Jakarta, dikawal Voreder tiba di Kejagung, sekitar pukul 15.00 Wib. Sementara mobil wakil jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi berada di belakang kesehatan RS.
Suasana haru terlihat ketika mobil berada di halaman gedung Utama, Menara Kartika. Jaksa Agung dan seluruh insan korps Adhyaksa memberikan penghormatan kepada jenazah almarhum.
“Hormat grak…,”teriak salah seorang jaksa ketika mobil ambulance berjalan pelan melewati gedung Pidsus.
Para insan Adhyaksa tetap memberikan penghormatan meskipun mobil jenazah sudah melintasinya.
Menurut Informasi, Basrief Arief sempat di rawat di Rumah Sakit Jakarta Selatan akan dimakamkan di TPU Makam Pahlawan, Kalibata.
“Rencanaya, jenasah almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Kalibata,”kata sumber yang tidak ingin disebutkan namanya di kejagung, Selasa (23/03).
Mantan Jaksa Agung diera Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Drs. Basrief Arief, M.H menghembuskan napas terakhirnya, Selasa (23/03) sekitar pukul 10.00 wib.
Berita dukacita tersebut dikabarkan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leornad Eben Ezer Simanjuntak di group WhatsApp, Wartawan Forwaka, Selasa (23/03).
Berikut isi WA Kapuspenkum Kejagung, Leornad Eben Ezer Simanjuntak:
_*Innalillahii wainna ilaihii roojiuun …*_
_*Kejaksaan Republik Indonesia, berdukacita atas berpulang ke hadirat ALLAH SWT*_
*Bp BASRIEF ARIEF Bin BACHTIAR ARIEF*
_*Pada hari Selasa, 23 Maret 2021.*_
_*Jam 10.00 WIB.*_
_*Semoga amal ibadah Almarhum diterima disisi ALLAH SWT dan dibukakan pintu maaf sebesar 2x nya.*_
_*Aamiin Ya Robbal aalamiin …*_
*KAPUS PENKUM KEJAGUNG*
Basrief Arif dilahirkan di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, 23 Januari 1947. Mulai menjabat sebagai Jaksa Agung pada tanggal 26 November 2010 hingga 20 Oktober 2014, dengan wakilnya Darmono dan Andhi Nirwanto.
Basrief mengawali karirnya sebagai Asisten Pidum Kejaksaan Tinggi Jakarta, kemudian sebagai Staf Ahli Kejaksaan Agung RI, Kepala Biro Umum, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jakarta. Dalam karirnya ia pernah pula menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Belawan, kemudian menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Cibinong, dan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat. Basrief adalah Wakil Jaksa Agung pada tahun 2005 hingga saat pensiunnya pada Februari 2007 (SAB)
