Tegas Kejati DKI Jakarta Jebloskan 3 Mantan Pegawai PT Jaktour Ke Rutan Salemba

oleh -61 views
Kepala kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Febrie Ardiansyah

Beritaobserver.Com–Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Febrie Ardiansyah bertindak tegas menjebloskan, tiga orang mantan pejabat Grand Cempaka Resort dan Convention Hotel Unit Usaha PT. Jakarta Tourisindo BUMD Pemprov DKI ke rumah tahanan Salemba cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari ke depan.

“Ketiga tersangka yang kami tahan yakni mantan Credit Manager, Irfan Sudrajat, S.E, mantan General Manager Riza Iskandar dan Suyanto mantan Chief Accounting,”kata Kepala kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Febrie Ardiansyah dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Selasa (21/09)

Mantan Direktur penyidikan Pidana Khusus Kejagung mengungkapkan para tersangka diduga terkait penyalahgunaan keuangan yang berasal dari pembayaran jasa perhotelan dari 60 Kementerian/Lembaga/Pemda DKI Jakarta pada Grand Cempaka Resort & Convention Hotel (unit usaha PT. Jakarta Tourisindo (BUMD) Propinsi DKI Jakarta) periode Januari 2014 sampai dengan Juni 2015.

Febrie menjelaskan dalam perkara penyalahgunaan keuangan yang berasal dari pembayaran jasa perhotelan dari 60 Kementerian/Lembaga/Pemda DKI Jakarta pada Grand Cempaka Resort & Convention Hotel (unit usaha PT. Jakarta Tourisindo (BUMD) Propinsi DKI Jakarta) periode Januari 2014 sampai dengan Juni 2015 dimana seharusnya uang pembayaran tersebut seluruhnya disetor ke BUMD Jakarta Tourisondo tetapi terdapat selisih uang yang tidak disetorkan dan dipergunakan untuk kepentingan pribadi para Tersangka.

“Akibat perbuatan para Tersangka tersebut menyebabkan kerugian Keuangan Daerah sebesar Rp.5.194.790.618,”tukasnya

Para Tersangka disangka dengan Pasal 2 ayat (1) , Pasal 3 atau Pasal 8 jo Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP (REN)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *