Dukung Produktivitas Petani, Kajari Boalemo Berikan Pelatihan Menanam Palawija Dan Beternak Itik

oleh -80 views
Kepala Kejaksaan Negeri Boalemo, Ahmad Muchlis bersama anggota Polri dan TNI pada acara lauching Panen Raya Jagung dan Pengiriman 23 ribu Ton jagung hasil panen raya ke beberapa daerah.

Beritaobserver.Com--Guna mendukung dan meningkatkan produktivitas petani di Kabupaten Boalemo, Kepala Kejaksaan Negeri Boalemo,Gorontalo, Ahmad Muchlis memberikan pelatihan cara menanam Palawija dan berternak Itik kepada jajarannya dan masyarakat setempat secara cuma-cuma.

Hal tersebut diungkapkan Ahmad Muchlis disela-sela penyambutan kedatangan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian R I, Ir. Airlangga Hartarto didampingi Gubernur Gorontalo, Drs. H Rusli Habibie, M.A.P, pada Launching Pengiriman 23.000 Ton Jagung Antar Pulau dan Panen Raya Jagung di Kabupaten Boalemo Propinsi Gorontalo, Kamis (30/09) kemarin. Sebelumnya Airlangga juga menghadiri Panen Raya Jagung di desa Sambati Kecamatan Dulupi,  Kabupaten Boalemo pukul 15:55 Wita.

“Kami hanya menyambut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian bersama Pak kajati dan forkopimda,”kata Kajari Boalemo Ahmad Muchlis yang disampaikan Kasie Intel, Rasyid Kurniawan dalam keterangan tertulisnya yang diterima Jumat (01/10)

Menurutnya Kejaksaan turut serta  melaksanakan pendampingan dan pengawasan distribusi bantuan bibit dan pupuk di kabupaten Boalemo. Termasuk mendukung petani untuk meningkatkan produkvitas Petani, termasuk mengadakan pelatihan menanam tanaman Palawija juga pelatihan beternak itik yang bisa meningkatkan produktivitas baik kepada Pegawai maupun masyarakat sekitar Kejaksaan.

“Karena disini masyarakatnya belum mengerti mengenai peternakan yang bisa memanfaatkan alam yang masih luas,”ujarnya.

Terkait pengiriman 23.000 Ton Jagung hasil panen raya jagung, Ahmad Muchlis mengatakan hal tersebut tentunya sangat membantu Bulog terkait stok penyediaan jagung yang mulai terbatas dikarenakan Jagung yang dijual dengan harga kisaran Rp.5.300,-/kg masih di atas dari harga pasar yang ditetapkan oleh pemerintah yaitu Rp.3.250,-/kg.

“Pengiriman jagung dan panen raya pada hari ini juga bertujuan untuk mensejahterakan petani jagung lokal karena memberikan dampak pada perbaikan harga beli di tingkat petani serta guna menghindari impor jagung, dikarenakan stok jagung di Indonesia khususnya propinsi Gorontalo masih sangat melimpah.”bebernya.

Menko Airlangga Hartarto launching pengiriman antar pulau , 23.000 ton jagung Gorontalo di pelabuhan Tilamuta Kabupaten Boalemo didampingi gubernur provinsi Gorontalo, Rusli Habibie dan disaksikan unsur forkopimda serta unsure forkopimda Kabupaten Boalemo.

Adapun provinsi yang akan menerima hasil panen raya tersebut adalah Jakarta sebanyak 6.500 Ton yang diangkut oleh Kapal Hodasco 19 yang akan dikirim melalui Pelabuhan Tilamuta Kabupaten Boalemo, Surabaya sebanyak 10.000 Ton yang akan dikirim melalui Pelabuhan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara dan Makassar sebanyak 6.500 Ton yang akan dikirim melalui Pelabuhan kota Gorontalo (REN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *