Setia Untung Arimuladi : Mari Kita Ikuti Keteladanan MR Gatot Taroenamihardja Dalam Menjaga Marwah Kejaksaan

oleh -1,293 views

Beritaobserver.Com–Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin yang diwakili Setia Untung Arimuladi berharap seluruh anggota korps Adhyaksa bisa mengikuti ketelaudanan mendiang Jaksa Agung pertama Republik Indonesia, MR Gatot Taroenamihardja dalam menjaga marwah Kejaksaan.

Hal tersebut diungkapkan Untung sapaan Setia Untung Arimuladi dalam kata sambutannya acara pemindahan jenazah MR Gatot Taroenamihardja dari Tempat Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Tebet, Jakarta Selatan ke Taman Makam Pusara Adhyaksa, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (25/11)

“Saya berharap melalui kegiatan ini jangan hanya diartikan sebagai sebuah kegiatan simbolis semata, tapi kita harus mampu menangkap makna bahwa kita para Adhyaksa penerus menempatkan sosok Jaksa Agung Mr. R. Gatot Taroenamihardja sebagai sosok panutan dan menjadi idola setiap jaksa. Selain itu kegiatan ini terkandung maksud bahwa para Adhyaksa muda tidak akan pernah melupakan senior dimana disetiap insan Adhyaksa juga memiliki keterikatan bathin satu sama lain,”kata Untung.

Untung menyampaikan bagaimana peran dan sosok Jaksa Agung Mr. R. Gatot Taroenamihardja bagi bangsa dan negara Indonesia. Apalagi, sambungnya, almarhum MR Gatot Taroenamihardja pernah dua kali dipercaya menjadi orang nomor satu diinstitusi Adhyaksa

“Seperti kita ketahui, Mr. R. Gatot Taroenamihardja merupakan Jaksa Agung Republik Indonesia pertama, yang mengemban tugas sebagai Jaksa Agung sebanyak 2 kali yaitu pada 1 Oktober 1945 sampai dengan 24 Oktober 1945 dan pada 1 April 1959 sampai dengan 22 September 1959,”ujarnya.

Selanjutnya mendiang kelahiran Sukabumi pada 24 November 1901, pernah menjabat sebagai Hakim Ketua di Purwokerto, Penasihat Hukum, Pejabat Tinggi Kementerian Kehakiman dan Pejabat Departemen Kehakiman, meskipun masa tugas beliau sebagai Jaksa Agung relatif singkat, namun beliau bertekad untuk membersihkan negara ini dari korupsi.

“Beliau semasa hidupnya dikenal sebagai figur yang berani, tegas, berwibawa, dan gigih dalam mempertahankan serta menjunjung tinggi hukum di Indonesia. Bahkan beliau tidak segan mempertaruhkan nyawanya demi mempertahankan integritas, dedikasi dan pendiriannya dalam menjunjung tinggi supremasi hukum terlihat dalam penanganan perkara,”tegasnya

Oleh karena itu, Untung mengigatkan insan Adhyaksa haruslah sudah paham betul apa yang menjadi risiko dan konsekuensi dalam menjalankan tugas, fungsi dan kewenangan semenjak berikrar untuk menjadi seorang Adhyaksa.

“Untuk itu jangan takut dan janganlah ragu dalam menjalankan tugas kita dalam proses penegakan hukum, sehingga marilah kita tauladani apa yang dicontohkan oleh Jaksa Agung Mr. R. Gatot Taroenamihardja dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,”kata untung

Selain itu, lanjutnya, semasa hidupnya, beliau telah mengemban amanah dan mendedikasikan segenap kemampuan terbaiknya untuk membuat fondasi institusi Kejaksaan dalam menyelenggaranya penegakan hukum yang baik. Sebuah kontribusi positif yang manfaat besarnya kita rasakan nyata sekarang ini.

Pria yang pernah menjabat sebagai Kapuspenkum Kejagung menegaskan pemindahkan makam beliau ke Taman Makam Pusara Adhyaksa ini, memang tidak akan pernah sebanding dengan kontribusi beliau bagi Kejaksaan.

“Untuk itu semoga dengan ditempatkannya beliau di Taman Makam Pusara Adhyaksa ini kita dapat terus mengenang dan mewujudkan harapan beliau dalam pelaksanaan tugas, fungsi dan wewenang kita dalam proses penegakan hukum. Meskipun beliau sekarang sudah tidak dapat kita temui secara langsung, namun semangat, dedikasi dan keteladanan dari Jaksa Agung Mr. R. Gatot Taroenamihardja akan terus dapat kita rasakan hingga hari ini dan akan terus melekat di hati sanubari setiap insan Adhyaksa,”pungkasnya.

Diakhir kata sambutannya, Wakil Jaksa Agung saya secara pribadi maupun atas nama pimpinan Kejaksaan RI, menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Pengurus Pusat Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) dalam proses pemindahan makam beliau dari Taman Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo ke Taman Makam Pusara Adhyaksa di Cibinong secara baik dan lancar. (REN)