Resmikan Enam PLUT dan UMKM, Wapres KH Ma’ruf Amin: Transformasi Ekonomi Mampu Menjangkau Lapisan Masyarakat

oleh -906 views

BeritaObserver.Com, Semarang–Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin meresmikan secara serentak enam Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM ( PLUTKUMKM) yang tersebar di berbagai kabupaten/ kota di Indonesia di PLUT KUMKM di Desa Lopait, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Selasa (27/12/2022).

Adapun enam PLUT KUMKM yang di resmikan Wapres pada hari ini terletak di Kabupaten Semarang, Purworejo, Dairi, Maros, dan Kota Kediri.

Didampingi Menteri Koperasi dan UMKM (MenkopUKM) Teten Masduki, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta lima Bupati dan satu Walikota tempat PLUT didirikan, Wapres mengatakan, pemerintah terus menghadirkan tranformasi ekonomi yang inklusif dan menjangkau semua lapisan tingkatan ekonomi. Hal tersebut hanya bisa tercapai dengan tiga pilar, yaitu pertumbuhan dan perkembangan ekonomi, pemerataan pendapatan dan pengurangan kemiskinan, dan perluasan kesempatan kerja, yang salah satunya dapat terlaksana melalui kehadiran PLUT KUMKM.

“Saya sangat senang karena kehadiran layanan terpadu ini diharapkan menjadi ekselerator tumbuh kembang koperasi, UMKM dan wirausaha yang selama ini ikut menggerakkan ekonomi Kabupaten Semarang,” ujarnya

Lebih jauh Wapres menegaskan, bahwa PLUT memiliki posisi strategis sebagai pengembangan semangat kewirausahaan. Hal ini tertuang dalam peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan, sebagai salah satu Executing Agency Pengembangan Kewirausahaan Nasional di daerah.

Selin itu, PLUT mempunyai posisi strategis dalam mendukung implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2022, dalam percepatan tranformasi pelaku usaha dari informal ke formal melalui pendampingan NIB, pendataan UMKM, pendampingan kemitraan dan penyelenggaraan inkubasi bagi UMKM.

“Oleh karena itu, saya sangat bahagia hari ini menghadiri peresmian PLUT di Kabupaten Semarang dan sangat berharap, apa yang sudah dimulai ini dapat terus dikelola dan dikembangkan dengan baik oleh pemerintah daerah sehingga terbentuk suatu ekosistem kewirausahaan yang kondusif untuk menciptakan wirausaha mapan dengan usaha yang inovatif dan berkelanjutan,.menuju pencapaian target RPJMN 2022- 2024, yaitu rasio kewirausahaan 3,95 persen dan pertumbuhan wirausaha 4 persen,” terangnya.

Secara khusus Wapres juga menuturkan bahwa PLUT KUMKM adalah sebagai kawalan pengembangan ekosistem kewirausahaan Nasional yang mendukung integritas sosial ekonomi masyarakat pada proyek-proyek Strategis Nasional yang telah berjalan.

“Saya juga mengajak kita bersama untuk menumbuhkembangkan kewirausahaan perlu dikenalkan sejak usia muda, dengan menanamkan pola pikir dan perilaku inovatif, dan mandiri, jujur dan pantang menyerah dalam kurikulum pendidikan,’ pesannya.

Oleh karena itu, Pemerintah terus berupaya dan mendorong konsep NEW PLUT yang diluncurkan oleh Kementerian Koperasi dan UMKM. Dengan demikian, masyarakat dapat beradaptasi dan mampu terintegrasi dengan pola pertumbuhan ekonomi baru yang menjadi cara kerja dunia saat ini.

Senada dengan Wapres, MenkopUKM Teten Masduki mengatakan, PLUT KUMKM saat ini merupakan perwujudan rumah UMKM yang menjadi alat pemerintah untuk mempercepat pencapaian target sebagaimana amanat dalam RPJMN maupun kebijakan yang terkait dengan tranformasi ekonomi nasional dewasa ini.

Sedangkan untuk memperluas jangkauan dan layanan PLUT, di tahun 2022 telah dilakukan pembangunan dan revitalisasi PLUT KUMKM melalui DAK Fisik Tematik Penguatan Destinasi Pariwisata, Prioritas dan Sentra IKM Bidang UMKM kepada 20 Kabupaten/ Kota dengan total anggaran sebesar Rp 127,6 Miliar yang dialokasikan untuk pematangan lahan, pembangunan/ revitalisasi gedung, sarana dan prasarana pendukung layanan PLUT.

“Arah kebijakan tematik yang menjadi sasaran program ini adalah mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi struktural melalui peningkatan kualitas dan kontribusi destinasi pariwisata dan prioritas sentra industri kecil dan menengah sebagaimana amanat RPJMN 2022-2024, pungkasnya. (Wartawan: Wahyu)