Kejagung Periksa Direktur PT Golden Signature Terkait Dugaan Korupsi Komoditi Emas

oleh -1,096 views
sumber Foto; duta.co

BeritaObserver.Com, Jakarta–Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung periksa Direktur PT Golden Signature berinisial BM sebagai saksi kasus dugaan korupsi pada pengelolaan kegiatan usaha komoditi emas tahun 2010-2022.

“Tim Penyidik Pidana Khusus memeriksa BM selaku Direktur PT Golden Signature. sebagai saksi,”kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Senin (21/8).

Menurut Kapuspenkum Kejagung yang akrab disapa Ketut, tim penyidik juga memeriksa EMHS selaku Pejabat Pembina Fungsional Industri pada Direktorat Industri dan Industri Kecil dan Menengah Kimia, Sandang dan Kerajinan Direktorat Jendral Kecil, Menengah dan Aneka juga sebagai saksi.

Adapun kedua saksi diperiksa terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pengelolaan kegiatan usaha komoditi emas tahun 2010-2022.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,”pungkasnya

Perlu diketahui, tim penyidik yang bermarkas di Gedung Bundar Kejagung, melakukan penggeledahan disejumlah lokasi. Tim penyidik pidsus juga menggeledah disejumlah lokasi yang diduga meyimpan data-data terkait komoditi emas. Antara lain, Pulo Gadung, Pondok Gede, Cinere, Depok, Pondok Aren, Tangerang Selatan, dan Surabaya, yaitu PT UBS di Tambaksari dan PT IGS di Genteng. Teranyar, penggeledahan juga dilakukan di Kantor Bea dan Cukai.

Hasilnya tim penyidik Kejagung, menemukan dan menyita beberapa dokumen serta barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara dimaksud.

Naiknya proses penyelidikan ke tahap penyidikan berawal saat Menkopolhukam Mahfud MD dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR RI pada Rabu (29/3) lalu mengungkapkan transaksi mencurigakan di lingkungan Kemenkeu hingga Rp300 triliun.

Adanya dugaan pencucian uang di Ditjen Bea dan Cukai dengan 15 entitas senilai Rp189 triliun atas impor emas batangan (REN)