Manager Anggaran Divisi II PT Waskita Karya Diperiksa Terkait Kasus Korupsi Tol MBZ

oleh -236 views

“W selaku Manager Anggaran Divisi II PT Waskita Karya periode 2017 diperiksa seabagi saksi pekerjaan pembangunan (design and build) Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated Ruas Cikunir-Karawang Barat termasuk on/off ramp pada Simpang Susun Cikunir dan Karawang Barat,”kata Ketut Sumedana 

BeritaObserver.Com, Jakarta–Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa Manager Anggaran Divisi II PT Waskita Karya periode 2017 sebagai saksi kasus dugaan tindak pidana korupsi pada pekerjaan pembangunan (design and build) Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated Ruas Cikunir-Karawang Barat termasuk on/off ramp pada Simpang Susun Cikunir dan Karawang Barat

“W selaku Manager Anggaran Divisi II PT Waskita Karya periode 2017 diperiksa seabagi saksi pekerjaan pembangunan (design and build) Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated Ruas Cikunir-Karawang Barat termasuk on/off ramp pada Simpang Susun Cikunir dan Karawang Barat,”kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana , Jumat (31/11)

Kapuspenkum Kejagung yang akrab disapa Ketut menambahkan selain W, tim penyidik Pidsus juga memeriksa Kepala Unit Usaha Jembatan PT Bukaka Teknik Utama periode 2010/ Superintendent KSO Bukaka-KS berinisal BH dan Koordinator Teknis PT Delta Global Struktur berinisal W sebagai saksi

Adapun ketiga orang saksi diperiksa terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pekerjaan pembangunan (design and build) Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated Ruas Cikunir-Karawang Barat termasuk on/off ramp pada Simpang Susun Cikunir dan Karawang Barat atas nama Tersangka DD, Tersangka YM, Tersangka TBS dan Tersangka SB.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,”pungkas Ketut.

Seperti diketahu, tim penyidik Pidsus kejagung mengungkapkan proyek pekerjaan pembangunan (design and build) Jalan Tol Jakarta Cikampek II Elevated ruas Cikunir sampai Karawang Barat termasuk on/off ramp pada Simpang Susun Cikunir dan Karawang Barat bernilai kontrak Rp 13.530.786.800.000.

Dalam pelaksanaan pengadaannya, diduga terdapat perbuatan melawan hukum berupa persekongkolan dalam mengatur pemenang lelang yang menguntungkan pihak tertentu sehingga atas perbuatan tersebut diindikasikan merugikan keuangan negara.

Kejagung pun akhirnya menetapkan 4 tersangka, Mereka adalah yakni DD, YM, TBS dan Tersangka SB (REN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *