KPK Periksa Kakak Harry Tanoesoedibjo Terkait Kasus Korupsi Bantuan Beras Kemensos

oleh -226 views

“Hari ini (6/12) bertempat di gedung Merah Putih KPK, Tim Penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap para saksi-saksi,”kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Rabu (6/12)

BeritaObserver.Com, Jakarta–Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Komisaris PT Dosni Roha Logistik (PT DRL) Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo sebagai saksi kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2020-2021 di Kementerian Sosial.

Menurut Kepala bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, selain Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo yang notabenenya kakak dari pengusaha Hary Tanoesoedibjo, tim Penyidik juga memeriksa 3 saksi lainnya.

Mereka adalah Kanisius Jerry Tengker selaku Direktur Utama PT Dosni Roha Logistik (DRL) tahun 2018-2022, Faisal Harris merupakan Wiraswasta dan Bambang Sugeng selaku KPA Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial tahun 2020-2021 dan Sekretaris Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos periode tahun 12 Maret 2020-Januari 2021.

“Hari ini (6/12) bertempat di gedung Merah Putih KPK, Tim Penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap para saksi-saksi,”ujar Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Rabu (6/12).

Menurut Ali Fikri, para saksi akan diperiksa untuk tersangka, dalam perkara tersebut, yakni Dirut PT BGR (Persero) 2018-2021, Muhammad Kuncoro Wibowo.

Seperti diketahui dalam kasus ini KPK telah menahan enam orang sebagai tersangka. Para tersangka itu bernama Muhammad Kuncoro Wibowo (MKW), Budi Susanto (BS), April Churniawan (AC), Ivo Wongkaren (IW), Roni Ramdani (RR), dan Richard Cahyanto (RC).

Empat nama tersangka terakhir dijebloskan ke rutan KPK.

Menurut Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata akibat perbuatan para tersangka negara mengalami kerugian ratusan miliar.

“Kerugian keuangan negara sejumlah sekitar Rp127,5 miliar,”ungkapnya (REN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *