Kejagung Lelang 6 Tas Hermes Milik Istri Terpidana Kasus Jiwasraya

oleh -215 views

“6 barang sita eksekusi ini juga akan dilakukan 3 kali tahapan pemasaran bagi peminat tas bermerek Hermes tersebut pada Tahap I Selasa 9 Januari 2024, Tahap II Selasa 16 Januari 2024, dan Tahap III Senin 22 Januari 2024,”kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana

BeritaObserver.Com-Jakarta–Kejaksaan Agung melalui Pusat Pemulihan Aset akan melelang 6 tas mewah merk Hermes milik istri Terpidana Benny Tjokrosaputro terkait kasus tindak pidana korupsi dan pencucian uang, dalam pengelolaan keuangan dan investasi PT Asuransi Jiwasraya (persero).

“6 barang sita eksekusi ini juga akan dilakukan 3 kali tahapan pemasaran bagi peminat tas bermerek Hermes tersebut pada Tahap I Selasa 9 Januari 2024, Tahap II Selasa 16 Januari 2024, dan Tahap III Senin 22 Januari 2024,”kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Kamis (4/1).

Kapuspenkum Kejagung yang akrab disapa Ketut membeberkan nilai limit terhadap barang sita eksekusi yang akan dilelang yakni senilai Rp60.000.000 untuk setiap tas bermerek Hermes tersebut.

“Pelaksanaan lelang akan dilakukan secara Open Bidding terhadap 6 tas bermerek Hermes pada Rabu tanggal 24 Januari 2024 bertempat di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta IV,”ujar Ketut.

Ketut menambahkan para pemenang lelang akan diumumkan pada Kamis 24 Januari 2024 pukul 14.00 WIB (sesuai server) melalui akun lelang.go,id masing-masing peserta lelang.

“Diharapkan dapat berdampak pada pulihnya perekonomian negara serta mendukung program pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional melalui optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP),”pungkasnya

Benny Tjokrosaputro (Bentjok) telah divonis penjara seumur hidup dalam kasus korupsi Jiwasraya.

Selain itu dalam kasus korupsi ASABRI senilai Rp 22 triliun, Bentjok juga ditetapkan sebagai tersangka.

Lantaran dalam kasus Jiwasraya divonis hukuman seumur hidup  dalam kasus korupsi ASABRI, Bentjok divonis nihil. (REN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *