Jalanan Rusak Parah, Warga Cikeas Tanam Pohon Pisang Dan Spanduk Ditengah Jalan

oleh -151 views

BeritaObserver.Com-Bogor-Warga Cikeas, Bogor, Jawa Barat kecewa berat dengan kondisi jalan di lokasi tersebut yang sudah lebih 1 tahun dibiarkan rusak parah. Padahal lokasi tersebut tidak terlalu jauh dari kediaman Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono.

Bisa dibilang jalanan umum yang dilalui masyarakat itu seperti kolam lele yang membahayakan keselamatan  pengendara roda dua yang melewati jalan yang berlobang. Pasalnya setiap turun hujan, genangan air kotor menutupi nyaris seluruh area jalanan tersebut.

Entah karena kurangnya perhatian pejabat yang terkait secara khusus Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bogor dengan kondisi wilayah setempat atau tidak, faktanya jalan berlobang tersebut telah berlangsung lama.

Rasa kecewa masyarakat, sekitar diungkapkan dengan menanam pohon pisang dan spanduk di tengah jalan yang isinya rasa kekecewaan terhadap kurangnya perhatian dari pejabat terkait yang masuk dalam provinsi Jawa Barat.

Spanduk yang dipasang ditengah jalan yang penuh lumpur dan menggenangi jalan tersebut berisi sindiran : “Kami Berjuang Untuk Kepentingan Umum, bukan untuk jabatan/Pribadi.

“Cikeas Udik ripuh, Pak Gubernur, Pak Bupati, Pak Dewan jangan tidur, jalan benerin kami masyarakat sudah bayar pajak,”!!.

Selain spanduk, masyarakat setempat menaruh ditengah jalan, pohon pisang, viral di berbagai group WhatsApp warga, Selasa (20/2)

Menurut warga Cikeas, sebut saja Toni, hingga saat ini belum ada tindakan nyata dari aparat pemda ataupun pejabat yang bertanggungjawab di wilayah tersebut.

“Sudah lama jalan berlobang dibiarkan. Ini kan sangat membahayakan keselamatan pengendara roda dua dan roda empat (mobil). Kebayang engga sih, kalau malam-malam, lampu mati dan kita buru-buru pulang, tanpa kita ketahui jalan itu berlobang dan kita jatuh. Atau ditabrak karena jalan rusak ini. Kan nyawa kan taruhannya,”kata Toni.

Seharusnya, lanjut Toni, kepala desa atau pejabat pemerintah setempat harus peduli dengan jalan berlobang tersebut. Masa engga dapat kabar kalau jalan itu rusak sudah lebih dari lima bulan.

“Apa harus ada yang meninggal dulu, baru diperbaiki,”ujarnya ketus.

Namun menurut warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya, Kades Cikeas Udik dan Bojong Nangka sudah melaporkan kerusakan tersebut ke pemerintah Provinsi. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda adanya perbaikan di lokasi tersebut.

“Saya berupaya pemerintah segera melaksanakan lelang proyek perbaikan jalan yang rusak itu,”pungkasnya.

Sementara itu, ketua RT 03, Tatang berharap seluruh pejabat di wilayah tersebut segera memperbaiki.

“Kami selaku warga dilingkungan RW 11 Kampung Tlajung, Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, mohon diperhatikan untuk jalannya, karena infrastruktur jalan itu paling utama dari segi apapun, tolong dong pak Lurah, Camat, pak Bupati, Gubernur, Bogor ini penunjang Ibu Kota masa jalan seperti ini tolong diperhatikan untuk para penguasa. Tolong biar ekonomi juga maju merata,”ujar Tatang

Dari pantauan di lokasi, hampir 100 meter jalan tersebut rusak berat dan sangat membahayakan keselamatan para pengendara. Khususnya roda dua. entah sudah beberapa kali pengendara motor terjatuh. Namun hingga kini sikap kepedulian pejabat yang bertanggungjawab dengan wilayah tersebut, belum kunjung nyata.

Jalan rusak juga terlihat didepan SDN 02 Bojong Nangka, Bogor. Bedanya jalan didepan sekolah dasar itu, hanya beberapa meter yang rusak. Namun tetap saja membahayakan keselamatan pengendara roda dua yang melintas dijalan tersebut dan anak-anak sekolah (REN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *