Mendiktisaintek Ke Kejagung, Burhanuddin Siap Berikan Pendampingan

oleh -694 views

BeritaObserver.Com, Jakarta–Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Indonesia (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (16/5). Kedatangan Mendiktisaintek langsung disambut Jaksa Agung ST Burhanuddin dan jajarannya.

Jaksa Agung ST Burhanuddin memastikan, korp Kejaksaan yang dipimpinnya senantiasa akan memberikan pendampingan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Indonesia (Mendiktisaintek) terutama dalam sisi pencegahan guna memberikan efek positif terhadap dunia pendidikan yang lebih baik.

Hal tersebut dikemukakan Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Senin (19/5)

Sementara Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Harli Siregar menegaskan kolaborasi ini dapat menjadikan kedua lembaga bergerak ke arah yang lebih baik.

“Pendampingan yang akan dilakukan oleh Kejaksaan, terutama dalam sisi pencegahan akan memberikan efek positif terhadap dunia pendidikan yang lebih baik,”pungkas Harli Siregar

SINERGISITAS

Ditempat yang sama Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng, mengungkapkan kunjungannya ke menemui Jaksa Agung dimaksudkan untuk memperkuat sinergi antara dua Kementerian atau Lembaga dalam upaya memastikan pelaksanaan program/pembangunan dapat terlaksana dengan baik dan akuntabel.

“Kami memandang kerja sama ini sangat strategis guna memperkuat Kemdiktisaintek dalam menjalankan program-programnya. Ini merupakan momentum untuk mendapatkan dukungan dalam perspektif hukum. Kami juga bersinergi dengan Kejaksaan dalam konteks pengembangan, seperti kerja sama dalam memenuhi kegiatan akademik yang bermanfaat di perguruan tinggi,”kata Dirjen Dikti.

Dirjen Dikti juga memastikan bahwa program-program yang berjalan di Kemdiktisaintek akan berjalan sesuai dengan koridor hukum.

“Kami juga berharap kerja sama ini kita dapat melakukan pencegahan agar program-program dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.

Selain itu, aspek lain yang menjadi lingkup kerja sama yaitu memastikan penegakan hukum dan pendidikan anti korupsi dapat diimplementasi dengan baik (Joel).