Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati :  Turut Prihatin dan Berbelasungkawa atas Insiden Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

oleh -54 views
Sari Yuliati Wakil Ketua DPR RI

BeritaObserver.Com, Jakarta—Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan keprihatinannya dan ikut berbelasungkawa yang mendalam kepada seluruh korban terkait insiden kecelakaan tabrakan kereta yang terjadi di Bekasi Timur pada senin malam

Tabrakan maut antara KRL commuter line dengan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi di kawasan Bekasi Timur, Senin (27/4) malam, merengut 7 penumpang KRL. Sementara 81 penumpang menjadi korban luka berat dan ringan.

“Kami menyampaikan prihatin dan turut berbelasungkawa yang mendalam kepada seluruh korban dan pihak yang terdampak atas insiden tabrakan kereta yang terjadi di Bekasi Timur,” kata Sari dalam keterangan tertulisnya yang diterima, selasa (27/4)

Politisi Wanita dari partai Golkar yang dikenal kristis ini mendesak, pihak terkait untuk segera dilakukan investigasi yang menyeluruh guna mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan tersebut.

“insiden ini perlu segera dilakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui pasti faktor penyebab kecelakaan, apakah ada human error, atau persoalan dalam persinyalan atau bahkan manajemen operasionalnya,” ujar anggota Komisi III DPR RI.

Selain itu, sambungnya, pemerintah dan pihak-pihak terkait harus segera memberikan perhatian serius terkait dengan pemulihan korban.

“Tentunya perlindungan dan pemulihan fisik dan mental bagi para korban harus diutamakan, tak terkecuali restitusi yang harus dibayarkan pihak operator sebagai tanggung jawab atas terjadinya insiden tersebut” tambah Sari.

Terakhir, Sari berharap bahwa insiden yang terjadi di Bekasi Timur ini harus menjadi yang terakhir, dan ia meminta kepada Pemerintah dan KAI untuk melakukan evaluasi dan monitoring berkala untuk memastikan bahwa seluruh sistem Kereta yang ada layak dan aman digunakan.

Seperti diketahui, pasca ditabraknya KRL oleh Kereta Argo Bromo di stasuin Bekasi Timur menyebabkan 7 penumpang meninggal dunia, 81 luka berat dan ringan.

“81 orang korban luka dan ada juga yang sudah diperbolehkan pulang. Sementara 7 orang meninggal dunia,”kata Anne Purba

Anne juga menambahkan proses evakuasi terhadap 4 penumpang yang sempat tergencet serpihan gerbong, sudah dievakuasi dan langsung dibawa ke 9 rumah sakit terdekat. Antara lain, RSUD Bekasi, Primaya Hospital, serta Mitra Keluarga.

Sementara itu, sejumlah saksi mata mengungkapkan peristiwa tabrakan tersebut berawal dari adanya taksi yang mogok diperlintasan. Hal tersebut membuat kereta yang melintas dari arah belakang langsung menabraknya.

Tabrakan tidak bisa dihindadri karena kereta Argo Bromo dalam kecepatan tinggi menuju stasiun Bekasi Timur.

“Ada taksi yang mogok ditengah perlintasan dan kereta apberhentii yang melintas dilokasi tersebut ,  dan beberapa saat kemudian ada kerata lainnya yang menabrak kereta yang didepannya”ujar saksi mata yang tidak mau disebutkan namanya (REN)