Dukung Kejagung Usut Tuntas Korupsi MBG, PDIP: Kritik Rakyat Harusnya Didengar Sejak Awal

oleh -36 views
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: DPP PDIP)

BeritaObserver.Com, Jakarta—Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan dukungan penuh terhadap Kejaksaan Agung (Kejagung) mengusut tuntas kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kasus itu, Kejagung telah menetapkan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka. Ketiganya yakni Kepala BGN periode Agustus 2024-Juni 2026 Dadan Hindayana, Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Sony Sonjaya, dan Wakil Kepala BGN Bidang Pengembangan Organisasi Lodewyk Pusung.

“Kami sangat-sangat prihatin dan kami memberikan dukungan terhadap seluruh upaya penegakan hukum,” kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, dikutip Senin (8/6).

*Korupsi MBG Bisa Dicegah Sejak Awal*

Hasto menilai dugaan korupsi di BGN sebenarnya bisa dicegah sejak awal. Sebab, masyarakat sudah lebih dulu menyuarakan kritik terhadap pelaksanaan program MBG.

Namun sayangnya, Pemerintah tak mengindahkan. Sehingga, anggaran jumbo MBG digerogoti.

“Dari awal suara-suara kritis masyarakat sudah mengungkapkan hal itu sehingga ketika Kejaksaan Agung kemudian juga dalam kasus korupsi yang lain, KPK, kalau sekiranya mendengarkan aspirasi dari suara-suara kritis hal itu sebenarnya bisa dicegah sejak awal,” ucap Hasto.

Lebih lanjut Hasto menyebut PDIP sejak awal sudah mengeluarkan instruksi internal. Seluruh kader dilarang terlibat praktik transaksional dalam program kerakyatan termasuk MBG.

“Sejak awal ketika melihat ada yang tidak beres di situ, kami mengeluarkan instruksi larangan bagi seluruh anggota kader PDI Perjuangan untuk terlibat di dalam berbagai komersialisasi dari program yang untuk rakyat,” katanya.

Kejagung menduga ketiga tersangka mengendalikan sejumlah yayasan di seluruh Indonesia untuk meraup keuntungan pribadi secara melawan hukum. Selain itu, Dadan bersama Sony dan Lodewyk juga diduga korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di BGN.

Sejumlah proyek MBG yang disebut jadi bancakan Dadan Hindayana cs:

Pengadaan 21.801 motor listrik senilai sekitar Rp1 triliun, Pengadaan 32.000 pasang sepatu, Pengadaan 31.000 unit komputer tablet dan Pengadaan 5.400 unit televisi 75 inci.

Sikap PDIP mendukung Kejagung ini menambah tekanan politik agar kasus korupsi MBG dibongkar sampai tuntas. Publik kini menunggu langkah lanjutan penyidik terkait aliran dana dan pihak-pihak lain yang diduga terlibat. (Ainur)