Beritaobserver.Com–Tingkatkan sinergisitas dengan awak media yang tergabung dalam Forum Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka), Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dibawah pimpinan Dr. Reda Manthovani menggelar pertandingan persahabatan futsal melawan awak media yang bertugas di Kejaksaan Agung.
“Ini adalah merupakan bentuk soliditas antara kami dan rekan-rekan media Forwaka. Semoga ikatan ini semakin meneguhkan kami untuk terus membumi seperti keinginan Jaksa Agung Baharudin,”kata Kepala Kejaksaan Tinggi DKI, Dr. Reda Manthovani usai pertandingan persahabatan yang berhasil dimenangkan timnya dengan skor 6-2, di lapangan Kejati DKI, Jl Kebagusan Raya, Kebagusan, Jakarta Selatan.
Reda menambahkan dengan adanya tertandingan persahabat ini, diharapkan kedepannya sinergisitas intitusinya dengan Forwaka terus terjalin. Alasannya, keberadaan awak media yang tergabung dalam Forwaka sangat berperan penting dalam menyampaikan kinerja Kejaksaan sebagai penegakan hukum.
“Kami sangat terbantu atas kehadiran wartawan, secara khusus Forwaka. Karena Forwaka merupakan mitra kami dalam dalam menyampaikan informasi kepada masyarakt terkait kinerja kami, Karena itu, kedepannya, kami berharap, kebersaman ini terus kita tingkatkan,”pungkasnya.
Hal senada juga diungkapkan Asisten Pidana Umum, Anang Supriatna mengatakan, kehadiran Forwaka sangat membantu Kejaksaan dalam menyampaikan informasi terkait kinerja maupun penegakan hukum yang dilakukannya institusinya
“Kedepannya, sinergisitas antaran Forwaka dan Kejati DKI, bisa kita tingkatkan lagi,”tukas Anang yang dikenal dekat dengan wartawan.
Sementara itu, Ketua Forwaka Zamzam Siregar mengapresiasi soliditas jajaran Kejati DKI Jakarta dibawah komando Dr. Reda Manthovani.
“Saya mengapresiasi langkah Kejati DKI yang telah mengginisiasi kegiatan olahraga sepak bola mini. Semoga soliditas ini kian terjaga dan mempererat harmonisasi antara kami sebagai insan pers dengan jajaran Kejaksaan,” ujarnya.
Zamzam menambahkan, kegiatan ini akan terus dilaksanakan pada 34 Kejaksaan Tinggi di Indonesia dalam rangka sinergitas dan soliditas.
“Sebagai langkah awal Forwaka akan menggelar kembali pertandingan di Kejati Jabar dan Kejati Banten, setelah sebelumnya di Kejati DKI Jakarta. Dipilih olahraga futsal biar sehat selalu, dalam fisik yang sehat terdapat jiwa dan pikiran yang sehat pula,”tukasnya
Hasil pertandingan persahabatan tersebut, tim futsal Kejati DKI Jakarta yang dikapteni Reda berhasil meluluhlantakan tim Forwaka dengan skor 6-2
Diawal pertandingan, yang digelar 4X10 Menit, pertandingan berjalan seimbang. Kedua tim mencoba strategi dan lima menit kemudian, Kejati DKI berhasil mencetak gol kegawang yang dikawal Amri Siregar. Tak berselang lama, Forwaka berhasil menyamakan kedudukan.
Gol penyeimbang ke gawang Kejati yang dikawal kiper, Bahrudin (Asintel) dicetak oleh striker Gaek Baren AS dari Harian Sinar Indonesia Baru (SIB). Pemain bernomor punggung 10 ini, mencetak gol secara unik itu, berpura-pura menendang, sehingga kiper terjatuh, padahal bola belum ditendang, Gol ini berawal dari gerakan Zamzam Siregar dari Harian Terbit, berhasil mengecoh tiga pemain Kejati, termasuk Kajati DKI, Reda.
Tim Forwaka beberapa kali melakukan serangan sporadis ke gawang Kejati DKI, namun kepiawaian kiper Kejati DKI Bahrudin dalam menjaga gawangnya, membuat serangan Forwaka tak bisa membuahkan hasil.
Beberapa kali, Bahrudin berhasil melakukan penyelamatan gemilang. Dengan aksi guling-gulingnya, meskipun bola mudah ditangkapnya, membuat penonton yang tertawa terpingkal-pingkal lantaran aksi guling-guling tersebut merupakan strategi untuk mengulur-ulur waktu saja.
“Badan saya, sakit juga nih Bang…Tapi yang penting gawang saya engga banyak kebobolan banyak,”ujarnya sambi tertawa
Skor pertandingan 6-2 untuk kemenangan Kejati DKI hingga akhir pertandingan (ren).
