Penyidik Kejagung Telusuri Dugaan Keterlibatan Pihak Lain Terkait Kasus Asabri

oleh -1,028 views

Beritaobserver.Com— Tim jaksa penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) terus menelusuri dugaan keterlibatan pihak lain, termasuk mitra para tersangka yang diduga ikut mendapatkan keuntungan dari hasil korupsi pengelolaan dana PT Asabri yang merugikan negara sebesar Rp22,78 triliun.

“Kita masih terus dalami, termasuk siapa pun yang punya keterkaitan dengan kasus itu, yang penting ada alat bukti yang mendukungnya,” kata Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Supardi, di Jakarta,  Selasa (26/10).

Diketahui sejumlah saksi sudah dimintai keterangannya. Teranyar, tim penyidik telah memeriksa 6 saksi yang diduga terlibat dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi Asabri periode 2012 hingga 2019. Yakni Direktur Utama PT Royal Investium Sekuritas berinisal T.

Kemudian, LIG selaku tim terdakwa Heru Hidayat, H selaku sales NH Korindo Sekuritas Indonesia, JJ selaku Direktur Kustodian Standard Chartered Bank, IS selaku Komisaris PT Aurora Aset Manajemen, dan GPB selaku pemegang saham PT Aurora Aset Manajemen.

“Semuanya masih diperiksa sebagai saksi terkait pendalaman tersangka 10 Manajer Investasi (MI),”tegasnya

Bukan hanya itu saja, sambungnya, sejumlah mitra para terdakwa kasus Asabri juga dimintai keterangannya terkait kasus mega korupsi tersebut. Termasuk mantan Dirut PT Inti Agro Resources Tbk, AP yang juga menjabat Komisaris PT Trada Alam Minera (TRAM) dan PT Gunung Bara Utama (GBU), selaku mitranya terdakwa Heru Hidayat juga diperiksa .

Tidak hanya itu saja, lanjutnya, saat ini tim penyidik masih terus memburu sejumlah aset para tersangka, meski keberadaannya di luar negeri. Termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus yang merugikan negara Rp22,7 triliun juga akan terus ditelisik sepanjang adanya bukti yang cukup.

Seperti diketahui dalam kasus Asabri ini, sejumlah terdakwa tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta. Diantaranya adalah mantan Dirut Asabri Adam Damiri, Sonny Widjaja, Heru Hidayat, dan Benny Tjokrosaputro atau Benny Tjokro.

Selain itu juga mantan Kepala Divisi Investasi Asabri Ilham Siregar, Dirut Prima Jaringan Lukman Purnomosidi, mantan Kepala Divisi Keuangan dan Investasi Asabri Bachtiar Effendi, mantan Direktur Investasi dan Keuangan Hari Setiono, dan Direktur Jakarta Emiten Investor Relation, Jimmy Sutopo. (REN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *