Tim Rescue Damkar Kabupaten Bogor ‘OTT’ Perumahan CCR

oleh -1,127 views

BeritaObserver.Com, Jakarta–Minggu Pagi sekitar pukul 10.00 Wib warga perumahan Cikeas Country Residence, Bogor, Jawa Barat dikejutkan kehadiran Tim rescue Pemadam Kebakaran (Damkar) kabupaten Bogor Jawa Barat.

Menurut ketua Tim Rescue Damkar Kabupaten Bogor, Arman kedatangannya ke perumahan CCR untuk melakukan edukasi terkait kebakaran, operasi tangkap Tawon, orang ke cebur dalam sumur dan maraknya ular yang masuk ke rumah warga.

“Kami tim rescue pemadam kebakaran kabupaten Bogor siap membantu warga yang mengalami masalah Kebakaran, operasi tangkap Tawon, orang ke cebur dalam sumur, ular masuk ke rumah dan kasus lainnya,”kata Arman D saat sosialisasi di kediaman Dimyati, Perumahan Cikeas Country Residence, Minggu (17/12).

Menurut Arman yang didampingi 6 anggotanya menegaskan, petugas Damkar tidak pernah meminta biaya kepada siapapun yang membutuhkan bantuannya.

“Masyarakat bisa menghubungi call center 112 atau pemadam kabupaten Bogor, 021 8753547. Kami tidak memungut biaya seperserpun kepada masyarakat,”ujar Arman dihadapan ketua RT 02, Dudi.

MARAK ULAR BERKELIARAN

Terkait banyaknya laporan dari masyarakat terkait ular yang memasuki pemukiman warga, Arman menegaskan hal tersebut sudah biasa terjadi lantaran bulan November -Desember, merupakan musim hujan yang menggangu habitatnya.

“Musim hujan membuat ular-ular mencari tempat yang hangat karena kedinginan,”kata pria berkumis lebat ini.

Untuk menghindarinya, sambung Arman, warga diminta untuk menaburi halaman rumah dengan wispol, kamper dan pewangi lainnya. “Kasih wispol karena ular tak suka wewangian. Kalau ada yang bilang kasih garam itu tidak benar. Jadi cukup kasih wispol aja. Apalagi ular itu tuli dan penglihatannya tidak tajam ,”tegas Arman.

Sementara itu, apabila ada warga yang kakinya atau tangannya digigit ular, Arman mengatakan, masyarakat bisa melakukan pertolongan pertama yakni mengikat bagian yang digigit

“Kalau tangannya yang dipatuk, pasang papan lalu ikat di tangan bagian belakang, tengah dan depan, jangan banyak bergerak tangannya dengan posisi tangan tetap diturunkan serta ajak bicara. Biasanya korban yang dipatuk ular selalu mengantuk,”tegas Arman.

Kemudian korban dibawa ke rumah sakit untuk diberikan pertolongan medis agar efek racunnya tidak menjalar ke bagian yang lainnya,”kata Arman.

Menurut Arman, saat ini Serum Sabu alias Serum anti bisa ular sudah tersedia di RS Medika Cibinong.

“Serum anti bisa ular atau snake antivenom immunoglobulin merupakan obat yang dapat menetralisasi racun dalam tubuh akibat gigitan ular berbisa. Obat ini sudah digunakan penanganan dari gigitan atau patukan ular berbisa,”ucap Arman.

Tanpa serum anti bisa ular, lanjut Arman, dampak gigitan dari ular berbisa bisa menyebabkan berbagai gejala, mulai dari pembengkakan pada bagian yang tergigit, perdarahan hebat, kerusakan otot, kelumpuhan, kerusakan otak, hingga kematian

Arman menghimbau kepada masyarakat apabila ada ular kecil yang masuk ke rumah, agar jangan panik dan gunakan sapu atau paralon.

“Bisa disapu dan masukkan ke paralon. Karena ular cenderung jalan kedepan. Kalau tidak berani laporkan saja ke warga lainnya atau ke kami. Jangan coba-coba menanganinya sendiri resikonya besar,”ujarnya

Menurut Arman, ular yang beresiko Kematian yang sangat besar adalah jenis ular Weling. Berdasarkan penelurusan redaksi, seorang petugas keamanan atau satpam sebuah perumahan di Gading Serpong, Tangerang Selatan bernama Iskandar meninggal dunia usai terkena gigitan seekor ular Weling.

“Weling sangat berisiko. Jangan coba-coba karena ular kepalanya bisa mutar 90 derajat dan belum ada obatnya,”kata Arman sambil mengapresiasi warga CCR yang hadir pada sosialisasi tersebut.

“Kami respect dengan kebersamaan Bapa dan Ibu Warga Cikeas Country Residence,”pungkasnya (REN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *