BeritaObserver.Com, Jakarta –Kepala Bagian Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri menegaskan pihaknya akan mengirimkan kembali surat pemeriksaan terhadap Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.
Alasannya, politisi partai Nasional Demokrasi (Nasdem), yang seharusnya hari ini dimintai keterangan sebagai saksi dugaan korupsi di Kementerian Pertanian tidak hadir memenuhi panggilan pemeriksaan penyelidik KPK lantaran saat ini menghadari acara G20 di India.
“Informasi yang kami terima, benar yang bersangkutan (Syahrul Yasin Limpo-red) tidak bisa hadir memenuhi undangan tim penyelidik KPK pada hari ini (16/6) karena ada agenda lain yaitu menghadiri acara G20,”kata Ali Fikri saat dikonfirmasi BeritaObserver.Com, Jumat (16/06).
Ali Fikri menambahkan menyingkapi batalnya pemeriksaan terhadap Mentan, Tim penyelidik segera kirimkan kembali undangan permintaan keterangan dimaksud untuk dapat hadir pada Senin (19/6).
“Kami berharap dan meyakini yang bersangkutan akan hadir pada undangan berikutnya,”ujar Ali.
Terkait kehadiran Syahrul, Ali Fikri menegaskan bahwa keterangannya sangat diperlukan untuk menyelidiki perkara dugaan korupsi yang diduga terjadi kementerian Pertanian yang dipimpinnya.
“Permintaan keterangan tersebut dibutuhkan, sehingga segera dapat kami lakukan analisis untuk menentukan sikap berikutnya pada tahap proses penyelidikan ini,”pungkasnya
Seperti diketahui, rencananya Syahrul Yasin Limpo akan dimintai keterangannya terkait proses penyidikan yang saat ini dilakukan oleh penyidik KPK berdasarkan adanya pengaduan dari masyarakat perihal dugaan korupsi.
Menurut Ghufron, Mentan Syahrul Yasin Limpo telah meminta penundaan jadwal pemeriksaan pada akhir bulan Juni 2024 ini.
“Yang bersangkutan memberitahu KPK bahwa yang bersangkutan terjadwal kegiatan ke India dan meminta agar pemeriksaan ditunda ke tanggal 27 Juni 2023,” ujarnya (REN) foto: Beritakini.Co
