Berhasil Memimpin Kejaksaan, Gubernur Gorontalo Serahkan Sertifikat Lahan Seluas 13.620 Kepada Kajari Boalemo

oleh -59 views
Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie melalui Sekretaris Daerah (Sekda), Hadijah U Tayeb menyerahkan sertifikat lahan seluas 13.620 M2 dan Piagam Penghargaan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Boalamo, Ahmad Muchlis, S.H, M.H untuk dipergunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana kejaksaan.

Beritaobserver.Com–Dianggap berjasa dalam penanganan kasus dan penyuluhan hukum serta penanganan vaksinisasi Covid19 diwilayah Boalemo, Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie melalui Sekretaris Daerah (Sekda), Hadijah U Tayeb menyerahkan sertifikat lahan seluas 13.620 M2 kepada Kepala Kejaksaan Negeri Boalamo, Ahmad Muchlis, S.H, MH untuk dipergunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana kejaksaan.

“Alhamdulilah penyerahan lahan 13 hektar lebih yang terletak tepat di belakang kantor Kejaksaan, sudah bersertifikat tanah diserahkan Sekda Gorontalo mewakili Rusli Habibie kepada Kejaksaan Negeri Boalemo pada dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Boalemo, pada Selasa (12/10) disaksikan Seluruh Forkopimda Kabupaten Boalemo dan Anggota DPRD Kab Boalemo,”kata kepala kejari Boalemo, Ahmad Muchlis saat dihubungi Rabu (13/10

Selain Sertifikat, Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo, juga memberikan penghargaan kepada Kejaksaan atas peran serta membantu Pemda Kabupaten Boalemo, dalam percepatan penanganan Covid 19. Yakni  dalam pelaksanaan vaksinasi Covid 19 secara massal sehingga Daerah Boalemo menjadi Zona Hijau Saat ini.

Terkait tanah hibah tersebut, Ahmad Muchlis menegaskan, akan membangun sarana dan prasarana yang ditujukan untuk kebutuhan pegawai Kejaksaan dan kesejahteraan masyarakat yang gemar bercocok tanam maupun berternak.

Selain itu, sambungnya,  akan dibangun juga tempat untuk memberikan pelatihan Budi daya Lele, Budidaya memelihara ternak itik serta Palawija dan sayur-sayuran yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Apalagi mayoritas adalah petani dan nelayan namun belum mengenal cara bertani dan beternak yang baik

“Saya juga sering mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan pertanian dengan sebaik-baiknya dengan memberikan contoh nyata pada Lahan Adhyaksa Garden sehingga memberikan manfaat secara nyata dan langsung kepada Masyarakat maupun seluruh pegawai kejaksaan,”ujarnya

Menurut Muchlis, lahan seluas 1,3 Ha tersebut sudah resmi menjadi Milik Kejaksaan RI Cq Kejaksaan Negeri Boalemo yang telah didaftarkan ke idle Barang Milik Negara ( BMN).

“Saat ini sementara dipergunakan untuk lahan Adhyaksa Garden untuk mengedukasi warga Adhyaksa dan warga masyarakat pentingnya mengelola lahan guna memenuhi kebutuhan obat-obatan keluarga ( TOGA) juga tanaman lainnya yang bermanfaat juga untuk mengedukasi staff kejaksaan yang memasuki Purna Adhyaksa atau mendekati masa pensiun,”ujarnya.

Perlu diketahui ketika dia baru pertama kali dilantik sebagai kajari Boalemo, Ahmad Muchlis  langsung bekerja nyata dan memberi memotivasi kepada seluruh pegawai yang berjumlah 24 orang terdiri dari 8 orang jaksa dan 13 Tata Usaha untuk segera melaksanakan 7 Tujuh perintah Harian Jaksa Agung.

“Sebagai insan Adhyaksa harus dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara professional dan berintegritas dalam melaksanakan tugas menjalankan penegakan hukum yang dapat melahirkan penegakan hukum yang berkualitas adanya kepastian hukum, kemanfaatan, serta berkeadilan, namun tidak kalah penting mampu berbanding lurus dengan kearifan lokal dengan mempelajari cara hidup dan adat budaya masyarakat khususnya kabupaten Boalemo dan provinsi Gorontalo umumnya sehingga mendapatkan dukungan dari masyarakat dalam melaksanakan setiap tugas yang diemban,”pungkasnya

Seperti diketahui, meskipun baru 8 bulan menjabat sebagai Kajari Boalemo, Ahmad Muchlis berhasil menangani sejumlah kasus dugaan Penyimpangan Pembangunan Saluran Irigasi dan Tanah Dangkal kepada Kelompok Tani pada Dinas Pertanian Tahun Anggaran 2019 Pada Dinas Pertanian dan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyimpangan Dana Hibah KONI Kabupaten Boalemo Tahun anggaran 2018.

Dibidang Perdata dan TataUsaha Negara berhasil melakukam penda.pingan hukum terhadap 40 kegiatan pada Dinas Perkimhubtan (perumahan, permukiman, perbungan dan Pertanahan Kabupaten Boalemo, Dinas PUPR Kab. Boalemo dan Dinas Kesehatan kab Boalemo) dengan nilai Total pendampingan sebesar Rp. 35.790.503.495,34  dan telah berhasil melakukan pemulihan Keuangan Negara sebesar 450 juta rupiah untuk bidang Bantuan Hukum.

Sementara dibidang Pembinaan, Kejari telah melakukan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menunu Wilayah Bebas Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) pada tanggal 22 maret dilanjutkan pembangunan sarana prasarana yang menunjang pelayanan antara lain: Lahan Parkir, poliklinik, Pos Pelayanan Hukum dan Ruang Pelayanan Informasi Publik,Pembangunan Kantin, Ruang Sidang online, ruang laktasi, ruang bermain anak, ruang Diversi, dan Gedung Barng Bukti serta Pembuatan Adhyaksa Garden.

Untukbidang Intelijem Kejari Boalemo juga berhasil memberikan penyuluhan hukum kepada para siswa-siswi  sekolah di tiga kecamatan termasuk penerangan dibidang Penkum.

Selain itu, Kejari Boalemo berhasil menerapkan Restoratif Justice pada penanganan Perkara Tindak Pidana Umum telah berhasil menerapkan Keadilan Restoratif berdasarkan PERJA nomer 15 Tahun 2020 yang penangan Perkara Tindak pidana Lalu Lintas Atas Nama tersangka a.n Arwan Mahmud alias Arwan melanggar pasal 310 ayat 1 UU RI no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan jalan (REN)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *