Penyidik Kejagung Bakalan Periksa Siapapun Yang Terlibat Kasus Dugaan Korupsi Asabri

oleh -61 views

Beritaobserver–Meskipun telah menetapkan 13 tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan dana Asabri, Tim penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) akan terus mengusut siapapun yang turut menikmati hasil korupsi dari pengelolaan saham di PT Asabri yang merugikan keuangan negara sebesar Rp22, 78 Triliun

Termasuk dugaan keterlibatan para mitra tersangka yang hingga saat ini belum tersentuh secara hukum.

“Kita akan kejar (mitra tersangka – red), kalau memang hartanya hasil korupsi pasti kita kejar terus,” kata Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jampidsus, Supardi saat dihubungi, Kamis (14/11/2021), di Jakarta.

Terkait dugaan aset milik para mitra tersangka yang  belum tersentuh atau disita, Supardi menegaskan tim penyidik mengejar sejumlah aset penggantian kerugian negara atas kasus Asabri.

“Makanya kita lihat ada fakta baru ke sana nggak, kita akan kejar,” tegas Supardi yang juga pernah diperbantukan di KPK.

Hal senada juga sebelumnya diungkapkan pakar hukum pidana UII Muzakir meminta, tim penyidik Kejaksaan Agung agar mengusut kasus dugaan korupsi PT Asabri secara komprehensif dan jeli. Terutama dalam menutup jumlah kerugian negara dengan menyita sejumlah aset yang diduga hasil korupsi.

“Kalau mau komprehensif angkat saja perbuatannya. Siapa saja yang terlibat libas saja semuanya dong,” kata Pakar hukum pidana Universitas Islam Indonesia (UII), Prof. Muzakir yang dihubungi terpisah.

Karena itu, para pihak yang diduga memiliki keterkaitan dan keterlibatan dengan perkara Asabri harus diperiksa. Sehingga dengan keterangan saksi tersebut akan terang perbuatan melanggar hukumnya.

“Itu semua mesti diperiksa dengan tujuan untuk memastikan apakah terperiksa adalah pelaku atau bukan,” ujar Muzakir menambahkan.

“Menurut saya keganjilan , nanti publik mengira-ngira ada tebang pilih atau bagaimana . Ada satu pihak diperiksa tapi satu pihak cenderung aman.
Apalagi dalam hal yang tidak wajar, semua yang tidak wajar harus dipanggil dan diperiksa. Tidak boleh ada tebang pilih.” Tegas Direktur Eksekutif Indonesia Justice Watch Akbar Hidayatullah yang dihubungi media secara terpisah.

Saat ini total jumlah tersangka perorangan yang sudah ditetapkan Kejagung sebagai tersangka dugaan korupsi Asabri berjumlah 13 orang.

Para tersangka yang sudah disidangkan, yakni Benny Tjokrosaputro, Heru Hidayat, Jimmy Sutopo, dan Lukman Purnomosidi. Keempat nama itu adalah para pengusaha. Sedangkan jajaran direksi Asabri yang sudah disidangkan, yakni Sonny Widjaja, Adam Rachmat Damiri, Hari Setianto, dan Bachtiar Effendi. Tersangka Ilham Wardhana Siregar, batal disidangkan, karena dinyatakan meninggal dunia.

Selain itu, 10 manager berbagai perusahaan juga ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi (REN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *