Jaksa Agung Burhanuddin Perintahkah Calon Jaksa Pahami Visi Dan Misi Kejaksaan

oleh -153 views

Beritaobserver.com–Jaksa Agung RI, Sanitiar Burhanuddin mengingatkan 459 calon jaksa yang sedang mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan 78, agar memahami visi dan misi institusi Kejaksaan.

“Dari sana akan diketahui arah garis kebijakan penegakan hukum dan politik penegakan hukum Kejaksaan,”kata Jaksa Agung, Burhanuddin saat menyampaikan kata sambutannya pada kepada 459 calon jaksa yang sedang mengikuti PPPJ Angkatan 78, Kamis (2/12).

Menurut Jaksa Agung dengan memahami visi dan misi Kejaksaan, tentunya akan membantu setiap jaksa dalam menata langkah dan bergerak pada koridor yang tepat menuju arah yang dikehendaki pimpinan.

Termasuk sambungnya, mensukseskan tujuh Program Kerja Prioritas Kejaksaan RI Tahun 2021, dan tujuh Perintah Harian Jaksa Agung Tahun 2021. Apalagi, lanjutnya, para peserta PPPJ merupakan candradimuka yang bakal meneruskan roda kepemimpinan institusi Kejaksaan.

Jaksa Agung meminta para calon jaksa agar mengikuti keteladanan Jaksa Agung R Soeprapto dalam menjaga marwah Kejaksaan.

“Jadikan figur Bapak Kejaksaan R Soeprapto, sebagai cerminan pribadi Tri Krama Adhyaksa sebagai teladan. Saya harap ketokohan, keteladanan dan keteguhan beliau dalam menegakkan hukum, serta panji-panji Adhyaksa dapat menginspirasi para calon jaksa dalam menjalankan tugas,”tegasnya.

Mantan Jamdatun mengingatkan para calon jaksa untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, dan membekali para siswa sehingga dapat menjadi jaksa handal. Selain itu, untuk membangun jiwa korsa dan kedisiplinan sehingga akan tertanam rasa senasib sepenanggungan, solidaritas, semangat persatuan dan kesatuan terhadap institusi dari dalam diri para siswa.

Kedepannya, sambung Burhanuddin, tugas yang akan saudara emban nanti setelah menjadi Jaksa adalah tugas-tugas yang bersifat team work. Di mana keberhasilan pelaksanaan tugas akan sangat tergantung oleh soliditas yang terbangun dalam tim tersebut.

“Saya berharap setelah para peserta dilantik menjadi jaksa bisa segera melebur dan bersinergi dengan para senior. Selama bertugas di Kejaksaan tidak bisa memilih di mana akan ditugaskan, dan tugas apa yang dikerjakan. Tidak bisa memilih siapa atasan, tidak bisa memilih siapa anak buah, dan tidak bisa memilih siapa mitra kerja,”pungkasnya

Hadir dalam pengarahan Jaksa Agung secara virtual yaitu Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Tony T Spontana, Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan, para Kapus, Pengajar dan Widyaiswara serta peserta PPPJ Angkatan 78 (REN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *