Ganjar Pranowo: Banyubiru Jadi Desa Antikorupsi Lainnya Bisa Replikasi

oleh -877 views

BeritaObserber.Com, Semarang–Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menegaskan provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk mewujudkan budaya antikorupsi. Semangat antikorupsi terus digemakan dari tingkat desa.

Menurut pria yang digadang-gadangkan bakalan maju sebagai kandidat presiden 2024-2029 bahwa Komitmen ini dimulai sejak acara pembentukan di Gowa Sulawesi Selatan awal Juni lalu.

“Ini bukan cerita sulit karena kita punya kewenangan kata Pak Firli,” kata Ganjar dalam konferensi pers bersama ketua KPK Firli Bahuri pada acara launching Desa Antikorupsi di Jateng, Selasa (29/11).

Ganjar Pranowo mengatakan, untuk mewujudkan budaya antikorupsi hanya butuh kemauan untuk melaksanakan. Ganjar pun langsung menginstruksikan Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermasdes) segera bergerak.

“Saya perintahkan aja Inspektorat sama Dispermasdes bikin satu Kabupaten satu dan kita sudah punya 29 sekarang on going semua dalam penilaian dan alhamdulilah ada benchamarknya yaitu Desa Banyubiru,” katanya.

Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang menjadi desa dengan kategori istimewa dengan nilai terbaik di antara sepuluh Desa Antikorupsi lainnya. Ia berharap hasil penilaian dari Desa Banyubiru bisa direplikasi ke 7.709 desa di Jawa Tengah.

“Kita tinggal replikasi, kalau kemudian contoh itu sudah ada ukurannya sudah ada maka tinggal satu lagi, diperintahkan seluruh desa untuk melakukan Program Desa Antikorupsi dengan melihat indikator yamg ada itu ,” ujarnya.

Ganjar mengatakan, pelaksanaan program ini tidak akan sulit karena kepala daerah khususnya bupati bisa mendorong itu dengan melihat contoh yang sudah ada.

“Guidance- nya sudah jelas. Jadi ini bukan cerita sulit, hanya butuh satu saja; mau atau tidak melakukan,” tegasnya.

Sepuluh desa percontohan antikorupsi yang diluncurkan hari ini, antara lain Desa Banyubiru, Jawa Tengah; Desa Cibir Wetan, Jawa Barat; Desa Kumbung NTB, dan Desa Detusoko Barat NTT.

Kemudian Desa Sukojati, Jawa Timur, Desa Kamang Hilla, Sumatera Barat, Desa Hanura, Lampung, Desa Pakatto Sulsel , Desa Kutuh , Bali,dan Desa Mungguk Kalbar

KPK APRESIASI GANJAR

Sementara Ketua KPK Firli Bahuri mengapresiasi kinerja Ganjar dan seluruh di jajaran Jawa Tengah dalam menjaga budaya antikorupsi. Dalam prosesnya, pencegahan korupsi perlu keterlibatan semua pihak.

“Kepala daerah akan memastikan seluruh aspek manajemen itu berjalan. Mulai perencanaan sampai pengawasan termasuk didalam penganggaran,”kata Firli.

Mantan Kapolda Jateng itu mengatakan, kepala daerah menurut Firli punya peranan penting membantu kerja KPK .

“Peran kepala daerah memastikan tidak ada satu celah yang bisa digunakan di luar peruntukannya secara benar formil maupun materiil,”ujarnya.

Firli mengatakan, Gubernur Ganjar Pranowo telah melaksanakan itu dan hasilnya tidak terjadi korupsi. Kemudahan pelayanan publik dan pelaksanaan pemerintahan yang baik di Jawa Tengah, menurutnya berhasil membantu kerja KPK dalam pencegahan korupsi.

“Itulah cita-cita kita bahwa Indonesia harus bersih dari korupsi. Kalau Pak Ganjar sudah melaksanakan, kita terima kasih,’pungkasnya (Why)