BeritaObserver.Com, Jakarta—Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita 15 Mobil, 7 Motor dan uang tunai dalam operasi senyap alias Operasi Tangkap tangan (OTT) di Kemenaker pada Rabu (20/8) kemarin.
Selain itu penyidik juga mengamankan 14 orang terduga kasus pemerasan pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kemenaker.
Adapun yang para terduga yang saat ini sedang diperiksa penyidik KPK, ada dari Pihak swasta maupun penyelenggara negara yakni Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan kepada wartawan, Kamis (21/8), tim penyidik KPK menangkap atau mengamankan 14 orang terduga korupsi dan 22 kendaraan baik roda dua maupun roda empat serta uang tunai saat penyidik KPK melakukan operasi senyap tangkap tangan pada Rabu (20/8) kemarin.
Namun Budi, enggan membeberkan secara rinci terkait para terduga yang saat ini sedang menjalani pemeriksaan di gedung merah putih, KPK, Kuningan
“Nanti saja ya, saat konprensi pers,”pungkasnya.
Saat ini kendaraan tersebut dipajang dihalaman gedung KPK, Jakarta.
Diduga Noel terkena OTT terkait dugaan pengurusan sertifikasi K3
KPK punya waktu 1 X 24 jam untuk menentukan status hukum Noel dan kawan-kawan. Apakah sebagai tersangka atau hanya terperiksa saja.
Diketahui Noel sempat aktif menjadi tim pendukung Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019. Saat itu menempati posisi sebagai Ketua Umum Relawan Jokowi Mania.
Noel juga sempat menjabat sebagai komisaris di PT Mega Eltra periode 2021-2022. Perusahaan ini bergerak di bidang perdagangan, jasa konstruksi dan keagenan, hingga industri cat. Namun tak lama berselang lama, jabatan Komisarisnya dicopot.
Kemudian Noel membentuk Prabowo Mania 08 guna mendukung Prabowo -Gibran sebagai kandidat calon presiden yang akhirnya terpilih menjadi presiden dan wakil untuk periode 2024-2029 (REN)





