BeritaObserver.Com, Jakarta—Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosan Roeslani membahas pengelolaan aset negara agar lebih optimal dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya saat dihubungi di Jakarta, Senin (22/6).
“Dalam pertemuan ini dibahas percepatan transformasi BUMN dan penguatan sektor-sektor baru penggerak pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Teddy.
Menurut Teddy, salah satu pembahasan adalah peluang pertumbuhan ekonomi baru yang dapat didorong melalui Danantara Indonesia. Fokusnya penguatan sektor pariwisata lewat penyelenggaraan kegiatan berskala nasional maupun internasional.
Sektor tersebut mencakup kegiatan olahraga, konser musik, dan industri kreatif. Ketiganya dinilai memiliki potensi besar menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, serta meningkatkan perputaran ekonomi nasional.
Selain itu, Presiden Prabowo menerima laporan perkembangan proses konsolidasi dan transformasi BUMN yang terus berjalan.
Teddy menyebutkan, dari sekitar 1.077 entitas BUMN yang ada saat ini, sebanyak 258 entitas telah berhasil dikonsolidasikan. Pemerintah menargetkan sekitar 300 entitas lainnya dapat segera dikonsolidasikan pada tahap berikutnya.
“Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, serta mengurangi beban biaya yang selama ini ditanggung negara,” ujar Teddy. (Ainur)





