Putri Presiden ke 4 Yenny Wahid Puji Masjid Seikh Zayed Mirip Aslinya

oleh -1,142 views

Beritaobserver.Com, Solo— Putri Presiden ke 4 KH Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid menyebut Masjid Raya Seikh Zayed yang dibangun di Kota Solo, mirip sekali dengan aslinya di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab ( UEA). Masjid Seikh Zayed diresmikan oleh Presiden Joko Widodo dan Presiden UEA Seikh Mohammad bin Zayed, Senin ( 14/11/2022).

“Masjid Raya Seikh Zayed di Solo ukurannya lebih kecil, tetapi mirip sekali dengan yang asli di Abu Dhabi UEA. Masjid secara struktur mirip, hanya saja kalau di UEA besar, karena kompleksnya Besara,” kata Yenny Wahid usai menghadiri peresmian Masjid Raya Seikh Zayed di Solo.

Menurut Yenny pada masjid asli di Abu Dhabi UEA ada lorong toleransi. Jadi, dari tempat parkir melewati bawah ada namanya lorong toleransi itu, ada foto-foto fikih agama dan tokoh UEA.

Namun demikian, Kata Yenny, sebagai rakyat Indonesia bangga adanya masjid semegah ini di Kota Solo, yang menjadi tanda persahabatan antara Presiden UEA Seikh Mohammad bin Zayed dengan Presiden RI Joko Widodo ( Jokowi ).

“Saya pernah berkesempatan datang ke masjid aslinya di Abu Dhabi UEA, memang sangat indah dan senang sekali ada replika masjid di Kota Solo, Jawa Tengah ini,” katanya.

Dia mengatakan, hal tersebut tentu maknanya bukan sekedar masjid tempat ibadah shalat, tetapi tanda persahabatan antara kedua negara.

“Kami melihat keakraban antara Seikh Mohammad bin Zayed dengan presiden Jokowi. Sehingga, masjid ini dinamai Seikh Zayed, itu bapaknya raja UEA sekarang, Seikh Mohammad bin Zayed bin Sultan Al Nahyan merupakan pendiri negara UEA,” ujarnya.

Masjid tersebut, pertama tentunya sebagai tempat orang ibadah dengan baik mungkin bisa lebih khusuk mengagumi ciptaan Allah, lebih tenang dalam beribadah dan menjadi pusat keramaian, bukan hanya wisata religi tetapi pusat sosial.

Bahkan dengan adanya masjid Raya Seikh Zayed bisa menambah devisa daerah, karena orang dari daerah lain akan datang berkunjung ke Solo untuk melihat dan diharapkan ada perputaran ekonomi di daerah.

Yenny berharap masjid tersebut terbuka untuk semua orang, siapapun bukan untuk muslim saja. Karena masjid aslinya di UEA itu, non-Muslim boleh masuk.

“Kami berharap masjid ini bisa memakmurkan masyarakat, tempat ibadah masyarakat dengan baik, bisa menampung semua golongan, dan menjadi salah satu tempat persemaian dari toleransi menjadi salah satu ciri khas negara kita,” katanya.

Yenny mengaku sempat menyampaikan kepada Raja UEA, terima kasih atas hadiah yang luar biasa buat umat Islam di Indonesia. Rakyat Indonesia juga bangga akan persahabatan antara beliau dengan Pak Jokowi, hal ini membuat semua bahagia.

“Saya secara pribadi dan rakyat, Pak Jokowi dengan Raja Seikh Mohammad bin Zayed Al Nahyan suasana begitu akrab, menyenangkan rakyat Indonesia,” pungkasnya. (Why)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *