Usut Dugaan Korupsi, Penyidik Kejagung Periksa Risk Analyst LPEI

oleh -15 views

“Saksi yang diperiksa yaitu TS selaku Risk Analyst LPEI, diperiksa terkait pemberian fasilitas pembiayaan pada LPEI,” kata Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Selasa (04/01).

Beritaobserver.Com–Jaksa Penyidik pada Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa soerang Risk Analyst LPEI, berinisial TS sebagai saksi kasus dugaan korupsi Penyelenggaraan Pembiayaan Ekspor Nasional oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Tahun 2013–2019.

“Saksi yang diperiksa yaitu TS selaku Risk Analyst LPEI, diperiksa terkait pemberian fasilitas pembiayaan pada LPEI,” kata Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Selasa (04/01).

Kapuspenkum yang akrab disapa Leo menegaskan saksi TS diperiksa untuk kepentingan penyidikan mengenai kasus dugaan korupsi Penyelenggaraan Pembiayaan Ekspor Nasional oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Tahun 2013-2019 yang dia dengar, lihat, dan alami sendiri.

“Guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi dalam Penyelenggaraan Pembiayaan Ekspor Nasional oleh LPEI,” katanya.

Dalam kasus ini, Kejagung menetapkan tujuh tersangka yaitu IS selaku mantan Direktur Pelaksana UKM dan Asuransi Penjaminan LPEI tahun 2016-2018, NH selaku mantan Kepala Departemen Analisa Risiko Bisnis (ARD) II LPEI tahun 2017-2018, dan EM selaku mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Makassar (LPEI) tahun 2019-2020.

Selanjutnya, mantan Relationship Manager Divisi Unit Bisnis tahun 2015-2020 pada LPEI Kanwil Surakarta, berinisial CRGS, Deputi Bisnis pada LPEI Kanwil Surakarta tahun 2016-2018, AA, ML selaku mantan Kepala Departemen Bisnis UKMK LPEI, dan pegawai Manager Risiko PT BUS Indonesia berinisial RR (REN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *