Keren Duet Maut Nurcahyo Dan Sabru Imam Selamatkan Keuangan Negara Rp307 Miliar Kasus Korupsi IM2

oleh -78 views

Beritaobserver.Com–Duet maut Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Nurcahyo dan Sabru Imam selaku Kepala Seksi Pisana Khusus sebagai penegak hukum di korp Adhyaksa layak diacungi jempol. Pasalnya kinerja keduanya dibantu jajaran Pidsus berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp307 miliar lebih dari kasus korupsi kerjasa penggunanan pita frekusensi radio 2,1 GHz pada PT Indosat Mega Media (IM2) yang merugikan keuangan negara sebebar Rp1,35 Triliun.

Fakta terbaru, setelah sepekan yang lalu berhasil mengembalikan kerugian negara dari aset milik terpidana mantan Direktur Utama Indosat, indar Atmanto sebesar Rp253,3 milar. kali ini Jaksa eksekutor dari Kejari Jaksel berhasil mengeksekusi Rp54.250.691.139 miliar uang yang merupakan piutang dari PT IM2.

“Total hingga saat ini, Kejari Jakarta Selatan berhasil mengeksekusi uang pengganti PT IM2, sebanyak Rp 307 miliar,”kata Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kajari Jaksel), Nurcahyo SH, yang didampingi Sabru Imam pada saat memberikan keterangan resmi terkait eksekusi aset milik IM2, Rabu (13/04)

Menurut Nurcahyo, eksekusi uang pengganti dilakukan sesuai Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Nomor : Print-412/M.1.14/Fu.1/05/2021 tanggal 07 Mei 2021 jo Surat Perintah Pencarian Harta Benda Milik Terpidana Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Nomor : Print 102/M.1.14/Ft.1/05/2021 tanggal 11 Mei 2021.

Ditegaskan Nurcahyo yang didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus, Sabru Imam menegaskan, total hingga saat ini, Kejari Jakarta Selatan berhasil mengeksekusi uang pengganti PT IM2, sebanyak Rp 307 miliar.

Nurcahyo menambahkan uang eksekusi tersebut langsung diserahkan ke Bank BRI untuk disetorkan kekas negara .

“Sudah diserahkan ke kas Negara melalui bank BRI,”tukasnya.

Pria yang dikenal dekat dengan wartawan ini menegaskan, eksekusi atas asset-aset dari PT IM2 dilakukan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor:787 K/PID.SUS/2014 tanggal 10 Juli 2014 Jo Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor: 33/PID/TPK/2013/PT DKI tanggal 12 Desember 2013 Jo Putusan Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor: 01/Pid.Sus/TPK/2013 tanggal 8 Juli 2013 atas nama terpidana Indar Atmanto

Terkait apakah dalam kasus tersebut, masih ada tersangka lain yang belum diajukan ke Pengadilan, Nurcahyo dengan tegas mengatakan pihaknya hanya fokus pada proses eksekusi sebagaimana putusan MA terkait kerugian keuangan negara.

“Kita hanya fokus penyelamatan keuangan negara saja,”pungkasnya.

Dalam Kasus korupsi IM2 yang terjadi pada periode 2006-2012 terkait dengan penggunaan jaringan 2,1 GHz/3G PT Indosat Tbk, majelis hakim tingkat kasasi pada Mahkamah Agung (MA), menyatakan teradakwa Indar Atmanto terbukti bersalah dan diganjar hukuman penjara selama delapan tahun.

Selain itu, dalam putusannya hakim memerintahkan Indar wajib membayar uang pengganti sebesar Rp 1,35 Triliun (REN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *