Gemakpri Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi Besi Dan Baja Tanpa Pandang Bulu

oleh -70 views

Jakarta, (Beritaobserver.Com)–Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Anti Korupsi dan Perburuan Rente Indonesia (GemakPRI) mendesak Kejaksaan Agung RI mengusut tuntas penyidikan kasus dugaan korupsi impor besi dan baja tahun 2016-2021, tanpa pandang bulu.

“Mengungkap seluruh oknum birokrat, pelaku usaha, dan terutama Intelectual
atau dalang dibalik kasus korupsi impor besi dan baja tahun 2016-2021,”kata salah seorang orator dari GemakPRI) saat menyampaikan orasinya di depan gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (13/05).

Menurutnya, penyidik Kejaksaan, harus menjungjung tinggi integritas dan professional dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi impor besi dan baja tahun 2016-2021
tanpa pandang bulu.

Hal tersebut sebagaimana data yang diperoleh dari Indonesia Corruption Watch, terkait penindakan kasus korupsi dan potensi kerugian negara pada 2017-2021, setiap tahun nya di Indonesia terjadi sekitar 500 kasus korupsi yang sudah ditangani aparat penegak
hukum dengan potensi kerugian negara sekitar 15-20 triliun rupiah per tahun.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan pemilik SDA besi dan baja terbesar di Kawasan Asia Pasifik selain Australia dan India.

Termasuk lanjutnya, berbagai kebijakan telah dilakukan oleh negara dalam mengelola aset dan membangun industri besi dan baja tersebut untuk sepenuhnya kesejahteraan rakyat.

Orator juga menduga dalam kasus korupsi impor besi dan baja tahun 2016-2021, setidaknya melibatkan 3 lembaga negara setingkat Kementerian (Kemendag, Kemenperin dan Kemenkeu) serta importir.

Penyidik Kejaksaan haruslah bertindak tegas dan menyeluruh dalam penindakan dugaan kasus korupsi impor besi dan baja tahun 2016-2021.

“Dalam proses penyidikannya Kejaksaan Agung RI haruslah sampai kepada akar-akarnya dan tidak hanya
menyidik regulator saja, karena tentu perkara dugaan korupsi ini tidak hanya dilakukan oleh satu pihak saja dan tidak terjadi dalam waktu singkat,”tegasnya

“Diharapkan mampu menyidik sampai kepada aktor Intelectual yang terlibat dalam dugaan kasus korupsi ini guna
menghilangkan akar permasalahan dari korupsi tersebut,”pungkasnya.

Usai berunjukrasa, massa GemakPRI meninggalkan gedung Kejagung secara tertib. (TON)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *