BeritaObserver.Com, Salatiga– Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Salatiga bekerja sama dengan John Fawcett Foundation (JFF) mengelar bakti sosial pemeriksaan kesehatan mata secara gratis.
Kegiatan yang dilaksanakan selama lima hari, di mulai hari Jumat – Selasa(2-6/12/2022) masyarakat bisa memperoleh layanan kesehatan secara gratis, di antaranya pelayanan mata katarak, pergantian kornea mata, dan bantuan kacamata plus dan minus.
Kegiatan yang dilaksanakan di Laras Asri Resto itu diikuti oleh 2. 431 orang berasal dari Salatiga dan sekitarnya.
Menurut pantauan Beritaobserver.com biro Jawa Tengah ada yang datang dari Boyolali, Solo bahkan dari Jawa Barat dan Jawa Timur masuk ke Salatiga ikut pelayanan pemeriksaan kesehatan mata secara gratis ini. Sehingga kita mempunyai misi kemanusiaan lintas agama,” jelas Ketua FKUB Salatiga KH Noor Rofiq kepada Beritaobserer.com, Sabtu ( 3/12/2022).
Diakuinya, memilih bakti sosial kesehatan mata didasari kondisi masyarakat, khususnya di usia rentan banyak yang memilki penyakit mata. Ditambahkan kondisi ekonomi menengah ke bawah.
“Kita melihat mereka kebanyakan sakit katarak, kemudian ada yang kebutaan, kemudian ada yang matanya tidak melihat satu,” jelas dia.
Bakti sosial itu dilakukan sebagai upaya Kota Salatiga menjadi kota toleran. Sebab tidak hanya berfokus pada soal peribadatan. Namun, melintas bergerak di bidang sosial, khususnya kesehatan mata.
Project Manager John Fawcett Foundation ( JFF) Komang Wardhana mengatakan secara medis bakti sosial ini ada pemberian kaca mata, pemberian obat, penggantian bola mata palsu, dan operasi katarak secara gratis.
“Baik pendukung maupun dokter mata kami membawa 25 orang. Lima orang dokter mata sisanya tim media dan pendukung lainya,” papar dia.
Diharapkan dengan kegiatan bakti sosial pelayanan kesehatan mata ini bisa membantu masyarakat dan bisa terus berlanjut.
Diakui soal kesehatan mata di Indonesia paling banyak di pulau Jawa.
“Kebutaan itu paling tinggi di Jawa Timur. Nomor itu mungkin Jawa Tengah atau Jawa Barat. Khususnya di Jawa itu banyak kebutaan, salah satunya karena katarak. Nah itu menjadi konsen kami dan kami membantunya soal penyakit katarak. Karena lebih simpel dan lebih cepat bisa dibantu. Sekarang operasi besuk mereka bisa melakukan aktifitas lagi,” jelas dia.
Sementara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga, Taufiqur Rahman, sangat memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan yang diinisiasi oleh FKUB dan JFF.
“Ini adalah wujud dari implementasi moderasi beragama secara nyata. Tidak hanya peta konsep atau dialog,” papar dia.
Dijelaskan kegiatan bakti sosial digelar untuk semua agama. Tidak mengenal agamanya apa, semua mendapatkan pelayanan yang baik. Kedepannya ia berharap kegiatan ini bisa diperluas lagi dan berkesinambungan, pungkasnya (Why)





