Antisipasi Bencana Alam Pemkab Semarang Gelar Apel Siaga Bencana

oleh -920 views

BeritaObserver.Com, Semarang–Mengantisipasi munculnya bencana alam di wilayah Semarang, Jawa Tengah yang saat ini memasuki musim penghujan, Pemerintahan kabupaten menggelar Apel Siaga Bencana dan peralatan Bencana.

“Bencana alam merupakan satu kejadian yang tidak pernah kita ketahui kapan akan terjadi. Kita semua harus dapat melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi apabila terjadi bencana alam, sehingga dapat meminimalisir dampak yang mungkin terjadi akibat bencana alam Tersebut,”kata Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, saat memimpin Apel di Alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur, Rabu (07/12).

Seperti diketahui, Kabupaten Semarang secara geografis, demografis, geologis maupun hidrometeorologis, merupakan wilayah rawan bencana. Kejadian bencana yang mungkin terjadi di Kabupaten Semarang sangatlah beragam baik jenis maupun skalanya, tanah longsor, angin kencang kekeringan dan lain-lainnya.

“Penanggulangan bencana tentunya bukan menjadi tanggung jawab aparat pemerintah semata, namun ini menjadi tanggung jawab kita bersama, baik pemerintah, TNI / Polri maupun elemen masyarakat lainnya,” sambungnya.

Apalagi sambungny, Desember ini sudah memasuki musim hujan, sehingga perlu diwaspadai adanya masa transisi/pancaroba yang berakibat terjadinya cuaca ekstrem. Sedangkan puncak musim hujan diperkirakan akan terjadi di Januari 2023 dengan kemungkinan akan terjadi hujan lebat yang berpotensi terjadinya banjir, tanah longsor dan angin kencang menurut data dari BMKG.

“Saya sangat mengapresiasi atas penyelenggaraan Acara Apel Siaga Bencana pada pagi hari ini. Kegiatan ini sebagai upaya mengantisipasi terhadap dampak yang mungkin timbul dalam musim penghujan saat ini dan menyikapi perkembangan bencana akhir-akhir ini,” kata Bupati Ngesti Nugraha.

Selain itu, Bupati menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat baik itu jajaran pemerintah daerah TNI/Polri warga masyarakat, relawan, dunia usaha maupun media agar selalu bersinergi dan koordinasi meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi ancaman bencana.

Dalam kesempatan itu Bupati juga menyampaikan atas nama pribadi maupun pemerintah dan segenap masyarakat Kabupaten Semarang turut belasungkawa atas terjadinya bencana hingga menimpa saudara-saudara kita di Kabupaten Cianjur Jawa Barat

Pada kesempatan itu, Bupati menyerahkan sepeda motor operasional aneka tipe kepada 208 kepala desa, 27 Lurah dan 95 petugas penyuluh lapangan (PPL). Selain untuk operasional tugas harian, lanjutnya, juga sebagai tambahan dukungan penanganan bencana di wilayahnya masing-masing.

Terdapat empat sepeda motor listrik yang diserahkan kepada Kades Diwak, Kecamatan Bergas serta tiga Lurah di Kecamatan Ungaran Barat dan Timur. Yakni Ungaran, Kalirejo dan Sidomulyo.

“Sepada motor listrik diberikan sesuai Peraturan Presiden nomor 59 Tahun 2019 tentang percepatan program berbasis baterei (battery electric vehicle),”pungkasnya.

Hadir dalam Apel tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening, Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika, Forkopimda termasuk jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Semarang, Forkopimcam, relawan, seluruh kepala desa se- Kabupaten Semarang dan tamu undangan (Why)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *