Bertambah Lagi Korban Gempa Bumi 5.6 SR Cianjur, Jawa Barat

oleh -1,208 views

BeritaObserver.Com, Cianjur–Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB.go.id) melansir korban meninggal dunia dan luka-luka serta bangunan yang rubuh porak poranda akibat gempa bumi 5,6 Skala Richter (SR) di siang hari, Senin (21/11) kemarin

Tercatat sebanyak 103 orang meninggal dunia dan 25 orang masih dilaporkan hilang.

Sementara 377 korban luka-luka maupun luka berat akibat gempa Cianjur yang meruntuhkan beberapa bangunan.

Di Kabupaten Bandung, dikabarkan 1 orang dikabarkan mengalami luka ringan di Kabupaten Bandung. Sementara di Sukabumi 1 oran luka berat dan sembilan orang luka ringan.

Di Lokasi berbeda, BNPB mencatat di Kabupaten Bogor 2 orang luka ringan.

Sebanyak 7.060 jiwa yang terdampak gempa, saat ini mengungsi di beberapa titik.

Sementara tercatat sejumlah bangunan baik rumah maupun gedung -gedung bertingkah yang terkena gempa, tercatat sebanyak 3.075 rumah yang rusak ringan, 33 rumah rusak sedang, dan 59 rumah rusak berat

BNPB mengimbau warga di Kabupaten Cianjur dan sekitarnya untuk tetap waspada jika ada gempa susulan

BPBD CIANJUR 

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Cianjur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melansir gempa bumi 5,6 SR dengan pusat gempa berada di 10 KM Barat daya, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Gempa bumi tersebut mengakibatkan kerusakan bangunan rumah, gedung dan toko serta menimbulkan korban jiwa baik luka maupun meninggal dunia. Serta telah terjadi longsor dibeberapa tempat.

Saat ini tim dari BPBD sedang melaksanakan pendataan serta assessment korban dan kerusakan dan melakukan evakuasi.
Meninggal: 162 jiwa.
Luka: 326 orang.
Pengungsi 13.784 orang. Kerusakan rumah/bangunan: 2345 unit.

Titik longsor: jalan nasional tapal kuda Ceguneng, jalan kabupaten desa Cijedil. Infrastruktur 2 jembatan dan jalan.

Sejumlah sekolah, gedung perkantoran dan masjid juga mengalami kerusakan.

BPBD masih terus melakukan upayanya dalam hal pendataan jumlah korban jiwa, kerusakan infrastruktur, lokasi pengungsian, dan kebutuhan mendesak lainnya.

BNPB mengimbau warga di Kabupaten Cianjur dan sekitarnya untuk mengungsi jika merasa rumahnya belum aman dari bahaya gempa bumi Warga diimbau untuk tetap waspada akan adanya potensi gempa susulan,” ucap Abdul.

Tercatat gempa susulan datang sebanyak 118 dengan magnitudo terkecil M1,5 hingga terbesar M4,2 (ANT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *