Gorontalo (BOS)–Program Vaksinasi Covid 19 yang digaungkan Pemerintah untuk memutus mata rantai penularan Covid 19, langsung diterapkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Boalemo, Gorontalo. Seluruh pejabat, pegawai, honorer hingga calon Pegawai Negeri Sipil juga diwajibkan untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Adapun para penerima vaksin Covid 19 dilingkungan Kejari Boalemo, Kajari, Kepala Seksi, Honorer, CPNS hingga Security.
Kepala Kejari Boalemo, Gorontalo, Achmad Muchlis yang dikenal dekat dengan wartawan ini menegaskan kegiatan program vaksinasi Covid 19 dilingkungannya bertujuan agar seluruh penegak hukum hingga pegawai yang sudah menerima vaksin diharapkan mampu meningkatkan imunitas agar lebih optimal dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai salah satu unsur dari aparat penegak hukum

“ Jumlah pegawai yang telah disuntik vaksin, sebanyak 24 orang dan Pramubhakti sebanyak 15 orang dengan total 39 orang. Termasuk, honorer, security dan petugas PTSP ada 15 orang,”ujar mantan Kasiepidum Kejari Jakarta Timur, Rabu (11/03).
Pria yang dikenal murah senyum ini menambah Kejari Boalemo, selalu mendukung seluruh program yang diperintahkan pimpinan. Termasuk dalam menghadapi Covid 19 yang sedang mewabah di Indonesia. Apalagi, sambungnya, selaku penegak hukum yang kerap bertemu berbagai pihak, tentunya rentan tertular. Oleh karena, itu, dia pun selalu mengingatkan seluruh jajarannya untuk menerapkan prosedur kesehatan atau 3 M, memakai masker, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan.
Selain itu, Kajari juga berharap, setelah dilaksanakan pemberian Vaksinasi terhadap Pegawai dan Pramubhakti pada Kejaksaan Negeri Boalemo tersebut, tetap selalu mematuhi Protocol Kesehatan antara lain : memakai masker, jaga jarak, cuci tangan, selalu menjaga Imun tubuh dengan berdoa kepada ALLAH SWT agar terhindar dari segala penyakit dan tetap berjemur dibawah terik matahari pada pagi Hari.
Kajari juga menambahkan pihaknya selalu mendukung program pemerintah dalam menghadapi penularan Covid 19, sebagaimana yang dicanangkan Jaksa Agung Burhanuddin kepada korp Adhyaksa diseluruh Indonesia.
“Kejari Boalemo mendukung program vaksinasi. Kami berharap pandemic Covid -19 segera berakhir,”pungkasnya.
Pemerintah menargetkan 40,34 juta orang mendapatkan suntik vaksin. Sebanyak 12 juta vaksin telah didistribusikan ke seluruh provinsi dan 514 kabupaten kota.
Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin pun langsung memerintahkan seluruh korps Adhyaksa untuk mengikuti program vaksinasi Covid19.
Program Vaksinasi Covid 19 yang berlangsung selama 4 hari itu ditargetkan diikuti sebanyak 2.700 orang (REN)





