Tim Tabur Kejaksaan Tangkap Prasetyo G Terkait Kasus SKSHH

0
211

JAKARTA (BOS)–Tim Tangkap buronan (Tabur) Kejaksaan Agung bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat berhasil mengamankan Prasetyo Gow terpidana kasus mengangkat atau memiliki hasil hutan tanpa surat keterangan sahnya hasil hutan (SKSHH), saat berada di The Royal Spring Hill Residence, Jl. Benyamin Suaeb, Pademangan, Kemayoran di Jakarta Utara, Kamis (22/04)

“Yang bersangkutan (Prasetyo Gow) diamankan tim tabur Kejaksaan Agung bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat saat berada di The Royal Spring Hill Residence, Jl. Benyamin Suaeb, Pademangan, Kemayoran di Jakarta Utara,”kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leornad Eben Ezer Simanjuntak, Kamis (22/04)

Kapuspenkum yang akrab dipangggil Leo menjelaskan pria kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat itu ditetapkan sebagai tersangka kasus SKSHH. Dalam putusannya majelis hakim memvonisnya, bersalah dan menjatuhi hukuman penjara 4 tahun serta dihukum membayar denda sebesar Rp 200.000.000 subsidiair 5 bulan kurungan. Hal tersebut sebagaimana tertuang dalam Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 2370 K/PID/2005 Tanggal 28 Juli 2006.

Namun sebelum dijebloskan ke penjara, Prasetyo melarikan diri dengan cara mengubah bentuk wajah pada hidung dan rahang dengan cara operasi plastik di Jakarta serta menggunakan nomor telepon luar negeri (Singapura).

Saat ini, sambung Leo, terpidana Prasetyo Gow akan dieksekusi ke Lembaga pemasyarakatan yang berada di Kalimantan Barat.

“Prasetyo Gow akan dibawa ke Kalimantan Barat guna dijebloskan ke lembaga pemasyarakatan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,”pungkasnya. (BAR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here