Tersangka Bentjok Dan Heru Hidayat Segera Disidangkan Terkait Kasus Asabri

oleh -1 views
kapuspenkum Kejagung, Leornad Eben Ezer Simanjuntak

Beritaobserver.Com–Jaksa pidana khusus Kejaksaan Agung memastikan berkas perkara atas nama Direktur PT Hanson Internasional, Benny Tjokrosaputro, dan Direktur PT Trada Alam Minera dan Direktur PT. Maxima Integra, Heru Hidayat, tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan investasi dana pada oleh PT Asabri (Persero) pada beberapa perusahaan periode tahun 2012–2019 serta pencucian uang sudah lengkap dan segera disidangkan di Pengadikan.

“Telah melakukan serah terima tanggung jawab tersangka dan barang bukti (tahap dua) atas 2 berkas perkara tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asabri,”kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum), Leonard Eben Ezer Simanjuntak, dalam keterangannya yang diterima, Rabu (28/07)

Mantan wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat menjelaskan tim Jaksa Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejagung melimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Direktorat Penuntutan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus dan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur (Kejari Jaktim).

“Serah terima tahap dua bertempat di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang dan Rumah Tahanan Cipinang Jakarta Timur,”pungkasnya

Seperti diketahui, dalam kasus ini, Kejagung menetapkan 9 orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi PT Asabri. . Mereka antara lain, Direktur Utama PT Asabri Mayor Jenderal (Purn) Adam R. Damiri, Letnan Jenderal (Purn) Sonny Widjaja, Heru Hidayat, dan Benny Tjokrosaputro. Selain itu mantan Kepala Divisi Investasi Asabri, Ilham W. Siregar, Direktur Utama PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi, Direktur Investasi dan Keuangan Asabri Hari Setiono, dan mantan Kepala Divisi Keuangan dan Investasi Asabri, Bachtiar Effendi.

Atas perbuatannya para tersangka dijerat pasal sangkaan yakni Primair : Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Subsidair : Pasal 3 jo. Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP (REN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *