Jaksa Agung Burhanuddin Perintahkan JPN Jadi Garda Terdepan Kawal Proyek Strategis Nasional

oleh -39 views
Jaksa Agung RI, Sanitiar Burhanuddin

Beritaobserver.Com–Jaksa Agung RI, Prof. Sanitiar Burhanuddin berharap kehadiran Jaksa Pengacara Negara mendukung berbagai Proyek Strategis Nasional dan pendampingan atas Pemulihan Ekonomi Nasional (Program PEN), penyelamatan keuangan negara, pembubaran PT dan kepailitan.

“Oleh karenanya kehadiran Jaksa Pengacara Negara sangat diharapkan oleh berbagai pihak, khususnya dalam mendukung berbagai Proyek Strategis Nasional dan pendampingan atas Pemulihan Ekonomi Nasional (Program PEN), penyelamatan keuangan negara, pembubaran PT dan kepailitan,”kata Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin yang disampaikan wakilnya Setia Untung Arimuladi, SH pada upacara penutupan Rakernis Datun 2021, secara virtual, Rabu (29/09).

Jaksa Agung menegaskan jajaran Datung agar jangan pernah berhenti untuk belajar dan mengadakan berbagai kegiatan, diantaranya pelatihan pelatihan, Focus Group Diskusi (FGD), in house training, workshop dan lain lain, sebagai bagian dari program peningkatan kapasitas dan kompetensi selaku Jaksa Pengacara Negara yang berintegritas, sebagaimana tagline Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (quality, integrity no fess)

Selain itu, sambungnya, jajaran Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara selaku Jaksa Pengacara Negara (JPN), wajib mewaspadai adanya fakta berupa, Indikasi persekongkolan yang bersifat melawan hukum, atau, Penyembunyian dokumen sehingga tidak memungkinkan melaksankan prinsip layanan dan kegiatan pertimbangan hukum yang efektif, Dugaan tindak pidana yang ditangani oleh penegak hukum terhadap obyek permasalahan yang dimintakan pendampingan hukum, Penyimpangan pada kegiatan yang didampingi dengan memanfaatkan pendampingan, dan Permohonan pendampingan yang hanya bersifat formalitas.

Selain itu, lanjutnya, perlu menjadi perhatian dan hati-hati terkait dengan pemberian legal opinion yang dapat berdampak dapat menimbulkan kerugian negara, dan tidak kalah pentingnya dalam rangka menghadapi Kejaksaan Digital, Bidang Datun telah mengembangkan aplikasi e-DATUN ataupun CMS sebagai bagian dari sistem pelaporan kinerja DATUN.

“Mencermati begitu kompleknya permasalahan di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, yang memerlukan keahlian khusus, dan dalam rangka memanfaatkan informasi teknologi yang dimiliki Kejaksaan saat ini, dan memperlancar pelaksanaan tugas rekan-rekan di daerah, saya menyarankan untuk dibuatkan posko konsultasi yang dikendalikan oleh JAMDATUN, setidaknya posko ini dapat berfungsi sebagai tempat konsultasi rekan-rekan di daerah bila menghadapi suatu masalah yang sulit diselesaikan,” ujarnya.

“Kita telah memusatkan perhatian dalam mengikuti setiap rangkaian acara, kegiatan secara bertahap dan berkelanjutan. Para peserta dan para narasumber telah mengutarakan berbagai pendapat, masukan, arahan dan buah pikir. Bertukar pikiran untuk melahirkan solusi atas persoalan yang mengemuka. Semoga Rakernis ini menghasilkan pemikiran-pemikiran baru sebagai jawaban atas berbagai permasalahan yang terjadi dalam melaksanakan tugas dan fungsi Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun)M”ujarnya

Terkait penyelenggaraan rakernis, Wakil Jaksa Agung RI mengapresiasi meskipun diselenggarakan dalam waktu yang sangat singkat, namun dengan cepat dan tepat dapat mengindentifikasi tantangan, kendala serta dapat menyamakan persepsi para Jaksa Pengacara Negara dalam melaksanakan tugas dan fungsi Kejaksaan di Bidang Datun dalam menyelamatkan keuangan negara.

“Serta saya mengapresiasi juga atas buah pikir saudara sehingga melahirkan rekomendasi umum dan rekomendasi khusus pada dari setiap Direktorat. Saya sangat optimis seluruh rekomendasi yang telah dirumuskan ini akan menjadi suatu rujukan atau referensi bagi Jaksa Pengacara Negara untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kemampuan praktis dalam melaksanakan tugas dan fungsi khususnya dalam penyelamatan keuangan negara,” ujar Jaksa Agun

Jaksa Agung berharap tingkatkan semangat para Jaksa Pengacara Negara dalam memaksimalkan kinerja, gencarkan hasil kinerja Bidang Datun kepada masyarakat luas agar keberadaan Jaksa Pengacara Negara ini benar-benar diketahui oleh masyarakat.

Mengakhiri arahannya, diperintahkan agar seluruh jajaran Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara khususnya Jaksa Pengacara Negara untuk benar-benar mempedomani rekomendasi yang telah dirumuskan sebagai pedoman untuk meningkatkan kinerja jajaran bidang Perdata dan Tata Usaha Negara sehingga Rakernis dengan tema “Peningkatan Profesionalitas Jaksa Pengacara Negara dalam melaksanakan tugas dan fungsi bidang Perdata dan Tata Usaha Negara terkait penyelamatan keuangan negara” bukan sekedar tema semata (REN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *