Lagi Tim Tabur Kejaksaan Berhasil Meringkus DPO Kasus Korupsi

oleh -37 views
Jamintel, DR Sunarta, SH, MH

Beritaobserver.Com–Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung dibawah pimpinan Dr Sunarta selaku Jaksa Agung Muda Intelijen kembali berhasil meringkus terpidana M. Fajar Fitria ST terkait perkara Tindak Pidana Korupsi Rp202.865.000 di Perumahan Pulo Gebang Indah, Jakarta Timur.

“Terpidana M. Fajar Fitria ST merupakan buronan Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung pukul 17:00 WIB,”kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulis yang diterima Kamis, (30/09).

Mantan wakil Kepala kejaksaan Tinggi Papua Barat mengungkapkan, dalam persidangan, majelis hakim menyatakan Terpidana M.Fajar Fitria ST selaku Kepala Cabang PT Delima Agung Utama, Jawa Timur, telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebesar Rp202.865.000. Berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor:1467 K/Pid.Sus/2018 tanggal 19 November 2019, terpidana dijatuhi pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan denda sejumlah Rp50.000.000.

“M.Fajar Fitria terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi bersama dengan saksi AI bin S dan Sdr MN,” jelasnya

Kapuspenkum Kejagung yang akrab dipanggil Leo menambahkan, terpidana M.Fajar Fitria bersama dengan DPO Mitra Novalanda melakukan tindak pidana korupsi.

“Berdasarkan Akta Notaris Nomor 02 tanggal 02 Desember 2014 di hadapan Notaris TT, terpidana dengan Saksi AI bin S selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Mitra Novalanda yang juga merupakan DPO selaku Wakil Direktur II CV Cipta Nusa Endah. Pada kurun waktu dari Juni 2015 sampai dengan Desember 2015 bertempat di Jalan Sriwijaya, Kelurahan Paal Satu, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, sebagai orang yang melakukan, menyuruh melakukan perbuatan korupsi,”bebernya

Namun sebelum dijebloskan ke penjara, sambung Leo, Terpidana M Fajar Fitria ST melarikan diri. Tidak ingin kehilangan jejaknya, Kejaksaan langsung memasukan namanya dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan akhirnya diamankan.

“Hari ini, Kamis 30 September 2021 sekitar pukul 10:00 WIB yang bersangkutan akan eksekusi ke Lapas,”pungkasnya (REN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *