Kejari Jakpus Tahan Jerinx Drummer Band Superman Is Dead

oleh -98 views
foto:Kapanlagi.com

Beritaobserver.Com–Untuk yang kedua kalinya, drummer band Superman Is Dead (SID), I Gede Aryastina alias Jerinx SID harus menerima kenyataan pahit dijebloskan tim jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, (Kejari Jakpus) ke Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya selama 20 hari kedepan.

“Tersangka I Gede Aryastina alias Jerinx SID ditahan selama 20 hari kedepan terhitung hari ini (1/12), di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya,”kata Kajari Jakpus, Bima Suprayoga didampingi Kepala Seksi Pidana Umum Nurwinardi, Kasie Intel Bani Immanuel Ginting susai menerima pelimpahan tahap II dari penyidik Polda Metro Jaya, Rabu (01/13).

Kajari Jakpus menjelaskan, penahanan terhadap Jerinx dilakukan, setelah pihaknya melakukan pemeriksaan secara intensif, antara lain kebenaran. Hal itu berdasarkan dengan pasal 21 ayat (1) KUHAP.

“Tersangka telah melakukan tindak pidana Informasi Transaksi Elektronik dengan mengirimkan yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi,”ungkap Bima.

Dalam waktu dekat, Jaksa penyidik Kejari Jakpus akan melimpahkan berkas perkara, tersangka dan barang bukti tersangka I Gede Aryastina alias Jerinx SID ke Pengadilan Negeri Jakpus guna menjalani persidangan.

Tersangka I Gede Aryastina alias Jerinx SID, disangkakan melanggar Pasal 27 ayat (4) Jo. Pasal 45 ayat (4) atau Pasal 29 jo Pasal 45 B Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik

Seperti diketahui Jerinx SID dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Sabtu, (10 Juli 2021) oleh selebgram Adam Deni.

Kasus ini bermula saat Jerinx menuding sejumlah selebriti telah di-endorse sebagai pasien Covid-19. Melalui Instagram,”Adam Deni kemudian meminta Jerinx menunjukkan data-data dan bukti atas tudingan itu.

Jerinx kemudian menelepon Adam Deni. Dalam pembicaraan telepon itu, Jerinx dituding memaki-maki Adam serta mengancam.

Selanjutnys Polisi menggelar perkara. Hasilnya, Jerinx SID dinilai melakukan pengancaman dan ditetapkan tersangka.

Jerinx bukan kali ini saja meringkuk dijeruji besi. Sebelumnya suami Nora Alexandra, divonis bersalah oleh hakim Pengadilan Negeri Denpasar, Bali. Jerinx divonis 1 tahun 2 bulan penjara terkait kasus penyebaran kebencian lantaran menyebut IDI sebagai kacung World Health Organization (WHO) (REN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *