TNI AD : Video Pernyataan Serda Ucok di Tiktok Upaya Adu Domba

oleh -80 views

Beritaobserver.Com, Jakarta— Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna menegaskan bahwa video pernyataan Serda Ucok yang mengaku siap membantu negara untuk mencari pembunuh Brigadir J di akun tiktok @mursyid.adam adalah video berisi kebohongan serta upaya adu domba antara TNI dan Polri.

Penegasan tersebut disampaikan Kadispenad dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Selasa (08/08).

Dikatakan Kadispenad, saat ini TNI AD telah bekerjasama dengan pihak Polri dan lembaga terkait lainnya untuk menelusuri dan meminta pertanggungjawaban atas beredarnya video di akun tiktok tersebut.
Kadispenad berharap masyarakat tidak terprovokasi atas video bohong yang banyak beredar di medsos tentang pernyataan Serda Ucok itu.

Pasca tewasnya Brigadir Yosua atau J dirumah dinas Kepala Devisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Irjen Freddy Sambo yang diduga sebelumnya dikatakan pihak Polri tembak menembak dengan Bharada E.

Pihak keluarga Brigadir J tidak menerima putranya meninggal dunia dengan beberapa kejanggalan lantaran tidak diijinkan membuka peti jenazah dan setelah dibuka peti tersebut, keluarga mendapati beberapa luka-luka yang tidak wajar.

Keluarga pun bersama kuasa hukumnya, Kamaruddin Simanjuntak langsung memprotes dan menyambangi Bareskrim Mabes Polri. Tidak lama (nitizen) dihebohkan ketika melihat akun tiktok @mursyid.adam ada rekaman video suara yang diduga Serda Ucok yang dulu dikenal sebagai terpidana kasus Cebongan. Dengan judul Serda Ucok siap bantu negara Tangkap Pelaku Pembunuh Brigadir J

Terbaru, kepolisian telah menetapkan beberapa polisi sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana alias pasal 340, 55 dan 56.  Ketiga tersangka yakni Bharada E, Brigadir RR dan K. Sementara Eks Kadiv Propam Irjen FS ditahan di Mako Brimob. Dengan alasan Irjen FS tidak profesional dalam olah TKP. (Ren)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *