Peduli Terhadap Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM, Polda Jateng Serahkan 2 Ribu Sembako

oleh -787 views

Beritaobserver.Com. Semarang–Dampak dicabutnya subsidi bakar minyak (BBM) bersubsidi oleh Pemerintah, tentunya berdampak kepada masyarakat kurang mampu. Melihat kenyataan ini, Korp Kepolisian Polda Jawa Tengah (Jateng) dan jajarannya langsung peduli dan tergerak memberikan Bantuan Sosial (Bansos) berupa 5 kg beras sebanyak 2.000 di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah secara serentak.

“Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 35 kabupaten/ kota di Jateng. Total 20 ton beras yang disiapkan Polda Jateng ditambah 350 ton beras dari polres jajaran dengan perincian tiap polres 10 ton,”kata Kapolda Jateng , Irjen Pol Ahmad Luthfi, didampingi sejumlah pejabat utama dan Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, menyerahkan 250 paket bansos kepada masyarakat sekitar, Jumat (09/09)

Menurut Kapolda Jateng, adapun pembagian bansos digelar di 8 lokasi yakni Alun-alun Kota Semarang, Pasar Peterongan, Pasar Bulu, Pasar Karangayu, Pasar Pedurungan, Pasar Genuk, Pasar Ngaliyan, dan Pasar Jati Banyumanik.

Di Alun-alun Kota Semarang, Kapolda Jateng , Irjen Pol Ahmad Luthfi, didampingi sejumlah pejabat utama dan Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, menyerahkan 250 paket bansos kepada masyarakat sekitar.

Ditegaskan Jenderal Bintang dua, proses pembagian bansos yang digelar Polda Jateng dan Polrestabes Semarang ini juga turut diikuti sejumlah mahasiswa dari BEM perguruan tinggi. Sejumlah mahasiswa yang ikut pembagian bansos menyambut baik kegiatan yang dilakukan jajaran Polda Jateng itu. Menurut mereka kegiatan ini cukup meringankan beban masyarakat.

“Dari Udinus memberikan apresiasi kegiatan pemberian bansos dan hal ini cukup membantu masyarakat. Makanya kami cukup antusias membantu,” kata Presiden BEM Udinus Aufa.

Senada yang disampaikan mahasiswa Unnes, Rifki, yang menilai kenaikan harga BBM membuat harga sejumlah bahan pokok ikut naik. “Sebagai anak kos saya juga ikut merasakan. Saya rasa bantuan ini cukup membantu untuk mengurangi beban ekonomi akibat kenaikan harga,” kata dia.

Pembagian bansos ini juga digelar Polres Magelang yang menyalurkan 2.000 paket yang masing- masing berisi 5 kg beras. Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun, mengatakan sasaran bansos adalah pelaku ojek online, ojek pangkalan, kuli buruh pasar, dan masyarakat lain yang membutuhkan.

Lebih jauh Sajarod mengatakan aksi penyaluran bantuan sosial ini adalah wujud nyata dari pemerintah bersama Polri dalam meringankan beban masyarakat yang berdampak dengan adanya kenaikan harga BBM. Penyaluran bansos melalui Polsek jajaran, sehingga akan lebih banyak warga terdampak kenaikan harga BBM yang tersentuh bantuan. “Hari ini ada 7; titik kita fokuskan, yaitu di Terminal Muntilan dan Terminal Borobudur. Serta wilayah lain yaitu Mungkid, Mertoyudan, Salam, Salaman, dan Ngluwar. Semoga bantuan ini tepat sasaran dan membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Kapolres Magelang. (Why)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *