Stafsus Menag dan Dubes Chile Ngobrol Santai, Bahas Soal Pendidikan hingga Kerukunan Beragama

oleh -42 views

BeritaObserver.Com, Jakarta– Pertemuan Staf Khusus Menteri Agama RI Gugun Gumilar dengan Duta Besar Chile untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor-Leste Mario Ignacio Artaza Loyola berlangsung hangat, Kamis (4/6).

Di sela diskusi, keduanya saling bertukar ide sambil mengutip pepatah Amerika Latin:

“Caminante, no hay camino, se hace camino al andar” , “Wahai pengembara, tidak ada jalan; jalan itu dibuat dengan berjalan.”

Gugun menyampaikan apresiasi untuk keramahan Dubes Mario yang menjamu delegasi Indonesia. Obrolan mereka mengalir dari pendidikan, kepemimpinan pemuda, pertukaran budaya, sampai harmoni beragama dan keberlanjutan.

“Sebagai dua negara Pasifik yang menghubungkan Asia Tenggara dan Amerika Latin, Indonesia dan Chile punya kesempatan unik membangun jembatan pemahaman, kerja sama, dan kewarganegaraan global,” ujar Gugun.

Diskusi tak berhenti di level diplomasi formal. Keduanya sepakat persahabatan antar bangsa lahir dari hubungan antarmasyarakat yang nyata. Visi bersama yang mengemuka yakni memperkuat kemitraan antara lembaga, komunitas, pemimpin muda, dan organisasi pendidikan. Tujuannya jelas untuk mendorong perdamaian, inklusi, dialog antarbudaya, dan pembangunan berkelanjutan.

Gugun menekankan, meski dipisahkan lautan luas, Indonesia dan Chile terhubung Samudra Pasifik. Nilai yang menyatukan keduanya: dialog, pendidikan, budaya, dan kerja sama sebagai instrumen ampuh untuk perdamaian.

“Aliansi Asia dan Amerika Latin ini bukan cuma peluang diplomatik, tapi jembatan strategis antara dua kawasan dinamis yang membentuk masa depan Global Selatan,” katanya.

Pertemuan ditutup dengan harapan yang sama. Indonesia dan Chile terus menempa jalan baru persahabatan, meninggalkan warisan kemitraan yang bermanfaat untuk generasi mendatang di kedua negara. (Ainur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *