Sosok Yuliana Sagala, Jaksa Boru Batak yang Tegas dan Modis, Tinggalkan Jejak Prestasi Cemerlang

oleh -402 views
Yuliana Sagala. Foto: Instagram

BeritaObserver.Com, Jakarta – Di balik seragam Kejaksaan, ada sosok jaksa perempuan berdarah Batak, Boru Sagala, yang dikenal tegas namun tetap modis. Ia adalah Yuliana Sagala.

Namanya kini dikenang usai berjuang kurang lebih 5 hingga 6 bulan terakhir dengan sakitnya. Banyak prestasi yang ditorehkannya selama berkarier di Korps Adhyaksa.

Lahir pada 28 Juli 1976, almarhumah memiliki karier cemerlang dan melesat pesat di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia. Integritas dan ketegasannya membuat ia dihormati, sementara penampilannya yang stylish membuatnya dijuluki “Jaksa Cantik” atau “Jaksa Gaul” oleh media dan koleganya.

Lulusan Fakultas Hukum Universitas Trisakti ini bukan jaksa biasa. Ia punya rekam jejak kuat dalam penindakan kasus korupsi bernilai miliaran rupiah. Saat menjabat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Utara, ia mencatatkan prestasi fantastis.

Hanya dalam kurun 9 bulan masa jabatan, ia berhasil memulihkan keuangan negara sebesar Rp5,9 miliar. Prestasi itu membawanya meraih penghargaan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kemenpan RB untuk Kejari Lampung Utara.

Kiprahnya berlanjut saat memimpin Kejari Denpasar, Bali periode Juli 2021 hingga Juli 2022. Selama setahun, ia bersama jajaran berhasil menyelamatkan uang negara senilai Rp1,24 miliar dari hasil eksekusi kasus korupsi.

Namun di luar ketegasannya memberantas korupsi, almarhumah dikenal sangat peduli pada anak muda. Ia mempelopori program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di Denpasar dengan fokus menyosialisasikan gerakan anti-perundungan (anti-bullying).

Baginya, jaksa tidak hanya hadir untuk menghukum, tetapi juga untuk mencegah dan mengedukasi agar angka kekerasan di kalangan pelajar bisa ditekan sejak dini.

Kariernya terus menanjak. Alumni S-1 Trisakti dan S-2 Magister Hukum ini pernah menjabat Kajari Lampung Utara, Kepala Tata Usaha Sekretariat JAM Intel Kejagung RI, Kajari Denpasar, Asisten Pembinaan Kejati DKI Jakarta pada 2023, hingga Koordinator JAM Intel Kejagung RI pada 2024.

Promosi ke jajaran pimpinan tinggi pun ia raih. Ia pernah menjabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Banten pada 2024, dan terakhir tercatat resmi sebagai Wakajati Kepulauan Bangka Belitung periode 2025–2026, dengan jabatan terakhir saat wafat sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung RI.

Kepergian Boru Sagala ini meninggalkan duka mendalam bagi Korps Adhyaksa. Ia dikenang sebagai sosok jaksa yang berhasil memadukan ketegasan, integritas, kepedulian sosial, dan penampilan modis dalam satu figur. (Ainur/Ren)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *